Advertisement
Indonesia Positif

KKN Tematik Unisma Malang Tingkatkan Eksistensi Batik di Desa Bringin

Mahasiswa KKN Tematik Unisma Malang kelompok 4, 5, dan 6 mengadakan kegiatan membatik dengan tujuan untuk mempelajari dan membantu meningkatkan eksistensi batik di Desa Bringin, Kecamatan  Wajak, Kabupaten Malang.

TIMES Indonesia,
KKN Tematik Unisma Malang Tingkatkan Eksistensi Batik di Desa Bringin
Proses melukis motif batik di kain. (FOTO: AJP TIMES Indonesia)
A-AA+

Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia

Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.

MALANG Mahasiswa KKN Tematik Unisma Malang kelompok 4, 5, dan 6 mengadakan kegiatan membatik dengan tujuan untuk mempelajari dan membantu meningkatkan eksistensi batik di Desa Bringin, Kecamatan  Wajak, Kabupaten Malang.

Program kerja pembuatan batik ini diharaokan dapat membantu ibu pemberdayaan kesejahteraan keluarga (PKK) memperkenalkan keunggulan yang ada di Desa Bringin.

Advertisement

INFORMASI SEPUTAR UNISMA MENGUNJUNGI www.unisma.ac.id

Di desa Bringin terdapat beberapa potensi atau keunggulan yang bisa dimanfaatkan oleh masyarakat akan tetapi kurangnya kesadaran terhadap potensi yang ada sehingga menjadi penyebab utama batik khas Bringin belum eksis seperti batik dari daerah lainnya.

pemberian-warna.jpg
Proses pemberian warna pada motif yang telah dilukis.

Ketua Kelompok Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Universitas Islam Malang 4, 5, dan 6, Moh. Irfan Hakim mengatakan Desa Bringin khususnya di dusun Garotan, Desa Bringin, Kecamatan Wajak, Kabupaten Malang merupakan tempat yang memiliki potensi yang sangat luar biasa.

"Jadi, saya dan teman-teman memilih dusun ini untuk program kerja proses pembuatan batik dan diharapkan teman-teman KKN Tematik Unisma bisa mendapat wawasan yang luas tentang proses pembuatan batik tersebut," jelasnya.

Advertisement

Selain menambah wawasan yang luas bagi mahasiswa Unisma, kegiatan ini diselenggarakan untukmemperkenalkan kepada para pemud akan indahnya budaya Indonesia.

Selain itu tujuan kegiatan membatik inu untuk melestarikan oroduk asli Indonesia, terutamandari Desa Bringin.

Hesti, anggota kelompok 5 KKN Unisma Malang mengatakan di era modern ini batik terus mengalami peningkatan, dari segi motifnya yang luar biasa Indah, mungkin kedepan jika terus dikembangkan bisa go Internasional dan dikenal di seluruh dunia, bahwa batik menjadi ikon kebudayaan asli Indonesia. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia