Jamur Nutrisi ala Mahasiswa FEB Unisma Malang Tuai Pujian Juri ISMP
Adu gagasan rencana bisnis antar mahasiswa/i dari Malaysia dan Indonesia pada ajang International Inbound Student Mobilty Program (ISMP) digelar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unisma Malang memasuki hari kedua

Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia
Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.
MALANG – Adu gagasan rencana bisnis antar mahasiswa/i dari Malaysia dan Indonesia pada ajang International Inbound Student Mobilty Program (ISMP) digelar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unisma Malang memasuki hari kedua, Rabu (19/02/2020).
Peserta dari FEB Unisma yaitu Dharma Yuda dengan produk unggulannya berupa Jamur Nutrisi Malang, Tonawati dengan Batik Tubanan, serta Dharma Satria dan Yovanka Cindy dengan Fashion Hijab Ramah Lingkungan.
Adapun, Tim UMK Malaysia mengirim 4 tim dengan menyajikan Produk Teknologi Komunikasi, Kosmetika Herbal Antioksidan serta Bakery Gaul.
INFORMASI SEPUTAR UNISMA MENGUNJUNGI www.unisma.ac.id
Yuda menjelaskan sejak awal semester 1, pihaknya sangat tertarik dengan makanan yang berasal dari produk olahan jamur. Selain bernutrisi ternyata jamur juga mampu mencegah beberapa penyakit degeneratif.

Terlebih saat ini tren gaya hidup sehat masyarakat Indonesia yang lebih mengurangi konsumsi makanan dari daging, membuat jamur nutrisi yang kaya akan protein mampu menjadi alternatif yang dicari.
"Merek kami telah tersedia di berbagai platform marketplace. Omsetnya sendiri dapat mencapai lebih dari 25 juta per bulannya," ucap Yudha dengan penuh semangat di hadapan dewan juri.
Paparan Dharma Yuda sendiri sangat menarik minat dewan juri dari dosen UMK Malaysia, DR. Mohd. Ikhwan Bin Aziz dan DR. Sathishwaran A/L Uthamaputhran yang memang ingin mengetahui bagaimana proses produksi di kota Malang, Indonesia untuk mengembangkannya di Kelantan Malaysia.
"Kami konsisten sebagai universitas yang peduli terhadap pengembangan keahlian kewirausahaan mahasiswa. Banyak mahasiswa yang telah kami dorong untuk mengikuti berbagai lomba business plan competition dimana di antaranya adalah melalui Malindo Business Plan Competition," ungkap Dekan FEB Unisma Malang, Nur Diana, SE, M.Si. (*)
INFORMASI SEPUTAR UNISMA MENGUNJUNGI www.unisma.ac.id
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

