Advertisement
Indonesia Positif

Inilah Sumber Dana Dan Sasaran Fisik TMMD Reguler Pekalongan

TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler atau TMMD adalah operasi bhakti TNI yang dilaksanakan secara terpadu dan lintas sektoral

TIMES Indonesia,
Inilah Sumber Dana Dan Sasaran Fisik TMMD Reguler Pekalongan
Sasaran fisik TMMD Reguler 107 Kodim 0710 Pekalongan, mengaspal jalan dan membuat turap (FOTO: ajp.TIMES Indonesia)
A-AA+

Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia

Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.

PEKALONGAN TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler atau TMMD adalah operasi bhakti TNI yang dilaksanakan secara terpadu dan lintas sektoral dengan Kementerian/LPNK, Pemda, dan segenap unsur termasuk dengan melibatkan seluruh komponen masyarakat sebagai upaya membantu Pemda dalam mempercepat pemerataan pembangunan di wilayah.

Untuk program pembangunan awal tahun 2020 ini, Kodim 0710 Pekalongan mewakili 9 Kodim di jajaran Korem 071 Wijayakusuma untuk menyelenggarakan TMMD Reguler yang ke-107. Untuk sasarannya adalah membangun akses umum masyarakat di Desa Pantirejo, Kecamatan Kesesi, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah.

Advertisement

Untuk total anggaran adalah sebesar 1,36 Miliar yang bersumberkan dari APBD Provinsi sebesar Rp. 180 juta, APBD Kabupaten Rp. 835 juta, dan anggaran dari Mabes TNI senilai Rp. 348 juta untuk SSK (Satuan Setingkat Kompi) Satgas TMMD.

Dana dari APBD Provinsi dan Kabupaten tersebut akan digunakan untuk menggarap sejumlah sasaran fisik dan non fisik di Pantirejo.

Diuraikan Pasiter Kodim Pekalongan, Kapten Infanteri Eko Sulistyono, bahwa sejumlah sasaran fisik yang akan dikerjakan selama satu bulan mulai TMMD Reguler resmi dibuka 16 Maret nanti meliputi pengaspalan jalan sepanjang 2,4 kilometer dengan lebar 3 meter di dua titik lokasi, pembangunan dua titik turap/talud untuk memperkuat jalan dengan ukuran tinggi masing-masing 1 meter adalah sepanjang 450 meter dan 350 meter.

 

Untuk sasaran tambahannya yaitu merehab 10 unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) bantuan Disperwaskim Pekalongan, rehab 1 unit TPQ bantuan Baznas (TPQ At Taqwa), serta pembuatan 3 unit Pos Kamling bantuan CSR Bank BRI.

Advertisement

“Sasaran fisik utama dan tambahan yang mulai dibangun dalam tahap Pra TMMD ini nantinya secara teknis akan dikerjakan oleh Satgas TMMD. Dalam Pra TMMD ini pekerjaan dilakukan oleh anggota Kodim bersama masyarakat setempat,” tandasnya.

Ditambahkannya juga, pasca pembangunan diharapkan lebih mensejahterakan masyarakat setempat khususnya yang mendambakan akses transportasi/ruas jalan menuju pemerintahan menjadi layak, disamping itu bagi TNI adalah meningkatkan kemanunggalannya dengan rakyat. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

S
PenulisSerma Aan Setyawan (CR-176) Penulis TIMES Indonesia.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia