Indonesia Positif Universitas Islam Malang

Pusat PPKL RKM Unisma Malang Tingkatkan Perekonomian Desa

Jumat, 03 April 2020 - 10:04 | 60.27k
Tim RKMU FMIPA dalam rangka penyuluhan dan pelatihan pusat PPKL bersama narasumber dan warga pagak. (FOTO: AJP TIMES Indonesia)
Tim RKMU FMIPA dalam rangka penyuluhan dan pelatihan pusat PPKL bersama narasumber dan warga pagak. (FOTO: AJP TIMES Indonesia)
FOKUS

Universitas Islam Malang

TIMESINDONESIA, MALANG – TIM Rumah Kreativitas Mahasiswa Unisma Malang (RKMU) berupaya untuk mendongkrak kreativitas masyarakat dalam berwirausaha.

Salah satu caranya dengan menggelar berbagai progam diantaranya dengan mengadakan penyuluhan dan pelatihan pembuatan olahan produk makanan yang berbasis lamtoro.

Advertisement

Penyuluhan dan pelatihan yang juga merupakan pembinaan kemampuan dan keterampilan kerja bagi masyarakat Desa Pagak ini dibuka langsung oleh Kepala Desa Pagak, Kecamatan Pagak, Kabupaten Malang, Sabtu (14/3).

INFORMASI SEPUTAR UNISMA MENGUNJUNGI www.unisma.ac.id

RKM-Unisma-2.jpgSaat Pelatihan pembuatan produk kripik lamtoro

Hadir dalam kesempatan tersebut, kepala Desa Pagak, Muasan, sapaan akrabnya berharap dengan adanya penyuluhan dan pelatihan ini, masyarakat Desa Pagak bisa berinovasi dan berkreasi dalam menciptakan olahan produk makanan yang berbasis lamtoro yang nantinya dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat Desa Pagak.

“Saya berharap dengan adanya pusat PPKL / pelatihan KEJI LELE (Kerupuk Biji Leucaena Leucocephala) ini dapat diaplikasikan dan hasilnya dapat dijual, sehingga dapat meningkatkan perekonomian," ujarnya.

Junariyah ketua Tim Penggerak PKK Desa Pagak, berharap warganya dapat memanfaatkan pelatihan ini dengan baik supaya bisa menyerap dan menggali ilmu sebanyak-banyaknya.

"Kami berharap nantinya para peserta bisa menjadi wirausahawan dan Desa Pagak menjadi sentra industri pengolahan kerupuk berbasis lamtoro," imbuhnya.

RKM-Unisma-3.jpgWarga sangat puas dengan produk kripik lamtoro

Nurul Jadid Mubarakati selaku pembimbing dari TIM Rumah Kreativitas Mahasiswa Unisma Malang mengatakan potensi desa tidak hanya memiliki sumber daya alam yang melimpah tetapi juga sumber daya manusia

merupakan modal dasar yang perlu dikelola dan dikembangkan bagi kelangsungan dan perkembangan desa. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.



Editor : AJP-5 Editor Team
Publisher : Rochmat Shobirin

TERBARU

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES