Indonesia Positif

FEB dan IKA Unisma Malang Beri Bantuan Sembako untuk Mahasiswa

Sabtu, 18 April 2020 - 09:17 | 45.40k
Dekan FEB Unisma Nur Diana, SE., MSi saat menyerahkan bantuan kepada mahasiswa di halaman depan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unisma
Dekan FEB Unisma Nur Diana, SE., MSi saat menyerahkan bantuan kepada mahasiswa di halaman depan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unisma

TIMESINDONESIA, MALANG – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unisma Malang berkolaborasi dengan Ikatan Keluarga Alumni Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Islam Malang menghimpun dana untuk membantu mahasiswa Unisma yang terdampak covid- 19.

Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Islam Malang Nur Diana, SE., MSi menyampaikan bahwa masih banyak mahasiswa yang tidak pulang ke kampung halaman dalam situasi pandemi covid-19.

Advertisement

"Karena itu kami membuat kebijakan bersama dengan seluruh dosen dan IKA FEB Universitas Islam Malang untuk bahu membahu dalam menghimpun dana guna memberikan bantuan kepada nasib mahasiswa yang terdampak covid 19 khususnya bantuan pengganti sembako," ungkapnya.

INFORMASI SEPUTAR UNISMA MENGUNJUNGI www.unisma.ac.id

Para donator memberikan bantuan dalam bentuk dana, sembako, paket nasi kotak maupun masker yang semuanya kami salurkan kepada mahasiswa Unisma terdampak covid 19.

"Alhamdulillah responnya sangat baik," imbuhnya.

Koordinasi gerakan sosial ini juga dilakukan dengan baik. Sebelumnya pihak FEB Unisma telah mendata mahasiswa yang berhak mendapatkan bantuan. "Kami sangat mengapresiasi kegiatan yang dikoordinasi oleh IKA Unisma yang mana sebagai institusi yang memiliki mahasiswa perantauan terdampak merasa terpanggil untuk menyukseskan kegiatan ini," kata Nur Diana.

INFORMASI SEPUTAR UNISMA MENGUNJUNGI www.unisma.ac.id

Sementara itu Ketua Ikatan Keluarga Alumni Universitas Islam Malang M. Nuruddin, Spt dalam kegiatan tersebut pihaknya merasa terpanggil untuk ikut berpartisipasi dalam proses eliminasi penyebaran Covid-19 melalui penggalangan dana yang diperuntukkan untuk bagi mahasiswa terdampak.

"Kami meyakini mahasiswa yang stay di Kota Malang akan merasa kesulitan ketahanan pangan .Kami telah mendata ada sekitar 700 an mahasiswa petantauan Unisma yang masih stay di Kota Malang. Mereka mengalami kesulitan salah satunya problemnya adalah ketahanan pangan,” ungkap ketua alumni yang juga menjabat sebagai tenaga ahli Utama Kementrian Desa Republik Indonesia ini.

INFORMASI SEPUTAR UNISMA MENGUNJUNGI www.unisma.ac.id

Ia mewakili alumni berharap bantuan ini bermanfaat bagi mahasiswa Unisma Malang.(*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.



Editor : AJP-5 Editor Team
Publisher : Ahmad Rizki Mubarok

TERBARU

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES