Advertisement
Indonesia Positif

BPPSDMP Galakan Menanam Tanaman Lokal

Dalam suasana pandemi Covid 19 dan mengantisipasi dampak kemarau panjang,   Sekretaris Badan PPSDMP Dr. Ir. Siti Munifah. MS. secara resmi mencanangkan Gerakan Diversifikasi pangan menghadapi kemarau panjang di Balai Besar Pelatihan Peternakan Batu.

TIMES Indonesia,
 BPPSDMP Galakan Menanam Tanaman Lokal
Kegiatan menanam tanaman pangan lokalketahanan pangan nasional lokasi lahan BBPP Batu. (FOTO: AJP TIMES Indonesia)
A-AA+

Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia

Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.

BATU Dalam suasana pandemi Covid 19 dan mengantisipasi dampak kemarau panjang, Sekretaris Badan PPSDMP Dr. Ir. Siti Munifah. MS. secara resmi mencanangkan Gerakan Diversifikasi pangan menghadapi kemarau panjang di Balai Besar Pelatihan Peternakan Batu.

Dilansir dari Investor Daily, Kamis (23/4/2020) Indonesia merupakan negara yang mempunyai beragam tanaman pangan. Kita sebagai masyarakat jangan terlalu mengkonsumsi beras. 

Advertisement

“Kita dapat mengkonsumsi berbagai macam tanaman pangan lokal seperti umbi-umbian, misalnya singkong, ubi jalar dan banyak lagi yang lainnya. Diservikasi pangan harus dilakukan demi kesehatan,” ujar Syarul Yasin Limpo Menteri Pertanian.

disevikasi-pangan.jpg

Senada dengan Kepala BPPSDM, Prof. Dr. Ir Dedi Nursyamsi berpesan “Agar kita semua memanfaatkan lahan yang ada disekitar rumah untuk bertanam tanaman pangan, dan tidak lagi bergantung import. Apa lagi di masa pendemi covid-19, kita semua diwajibkan mandiri masalah pangan dan ketahanan pangan,” terangnya.

Sekretaris Badan PPSDMP dalam arahannya mengajak semua UPT lingkup Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumberdaya Manusia untuk menggerakan seluruh sumberdaya lahan dan yang ada untuk melakukan penanaman umbi  umbian yang tahan dan mampu beradaptasi dengan kemarau panjang.

Lebih lanjut mengajak para Penyuluh dan kepada semua instansi teknis di Kabupaten dan Kota se Indonesia untuk menggerakan seluruh masyarakat untuk memanfaatkan lahan pekarangan, pematang sawah untuk  ditanami tanaman yang memiliki kekhasan daerah untuk persediaan saat kemarau panjang.

Advertisement

Penghijauan.jpg

Gerakan penanaman tanaman umbi umbian di lahan BBPP Batu dihadiri oleh Kabid Tanaman Pangan dan Holtikultura Kota Batu mewakili Kadis Pertanian Kota Batu dan pejabat administrator pengawas dan ketua Divisi, secara bersama menanam pepaya, talas, ubi kayu, ubi jakarta, terong, cabe rawit, kangkung, sawi.

Dalam laporan, Kepala BBPP Batu Dr. Wasis Sarjono, S.Pt, M.Si, menyampaikan setiap sudut lahan Balai sudah ditanami berbagai jenis umbi umbian dan sayuran serta hortikultura disela sela tanaman pakan yang menjadi tanaman utama. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia