Advertisement
Indonesia Positif

FEB Unisma Malang Gelar Webinar Millenials Business Talk, Ini yang dibahas

Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unisma Malang kembali menggelar ajang Entrepreneur Talk. Kali ini  ajang digelar oleh International Development Division (IDD) merupakan unit organisasi di bawah FEB Unisma yang mengurusi program yang bersifat internasional.

TIMES Indonesia,
FEB Unisma Malang Gelar Webinar Millenials Business Talk, Ini yang dibahas
Dekan FEB Unisma Malang Nur Diana, SE, M.Si memberikan sambutan pada acara Webinar Millenials Business Talk. (FOTO: AJP TIMES Indonesia)
A-AA+

Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia

Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.

MALANG Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unisma Malang kembali menggelar ajang Entrepreneur Talk. Kali ini  ajang digelar oleh International Development Division (IDD) merupakan unit organisasi di bawah FEB Unisma yang mengurusi program yang bersifat internasional.

Acara yang dikemas secara webinar kali ini mengajak para millenials entrepreneur yang sukses menjadi  wirausaha-wirausaha unggul yang dapat bersaing menciptakan banyaknya lapangan pekerjaan.

Advertisement

Hadir sebagai narasumber diantaranya Norma bin Mat Noh (Manajer mesin kopi 2 Malaysia, sekaligus mahasiswi Faculty entrepreneurship and Business UMK Malaysia), Fajar Mustofa (Owner FMS Production, Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unisma), Muhammad Rifai (CEO PT Green Harvest Indonesia) dan Ifan Firmansyah (Branch Manager PT Bank Syariah Mandiri) dengan moderator Ketua IDD FEB Unisma Erfan Effendi, SPd, MPd.

Acara yang digelar pada hari Jumat 19 Juni 2020 secara webinar dengan tema “Unveiling The Secret of Young Professionals and Entrepreneurs” dibuka oleh Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Univerersitas Islam Malang Nur Diana, SE, M.Si.

Foto-bersama-Pimpinan.jpg
Foto bersama Pimpinan dan Dosen FEB Unisma usai acara Webinar Millenials Business Talk

Dalam sambutannya mengatakan saat ini dunia tengah memasuki era Revolusi Industri 4.0 di saat automatisasi dilakukan oleh mesin tanpa memerlukan tenaga manusia dalam pengaplikasiannya. Oleh sebab itu era digital ini tidak akan berdampak jika tidak diimbangi dengan kualitas generasi muda yang unggul.

INFORMASI SEPUTAR UNISMA KUNJUNGI www.unisma.ac.id

Advertisement

“Generasi millenial wajib bermimpi  dan mempunyai tujuan hidup serta menjadi orang sukses, terutama menjadi pengusaha. Tetapi kalau dalam sehari-hari tidak ada gerakan, pengorbanan, kerja keras dan kemampuan, mimpi itu tidak akan menjadi kenyataan. Apalagi di era Revolusi Industri 4.0 mereka harus pandai dan jeli memanfaatkan teknologi digital untuk menangkap peluang usaha baru,” ujar Diana dalam sambutannya.

Selanjutnya Dekan FEB Unisma mengapresiasi kegiatan yang digelar oleh IDD FEB Unisma yang mampu menggelar kegiatan inspiratif di masa pandemic covid 19 belum berakhir, tetapi mampu mengobarkan semangat para  mahasiswa di seluruh antero Indonesia dan  Malaysia dalam momentum kegiatan ini yang mencetak entrepreneur yang handal.

“Saat ini Semakin banyak generasi millennial  yang terjun ke dunia bisnis akan mengakibatkan semakin banyak lapangan pekerjaan yang tersedia. Jika kita kaji saat ini jumlah anggota masyarakat yang terjun menekuni dunia bisnis, tidak lebih dari 5 % dari jumlah penduduk Indonesia. Padahal kita perlu lebih banyak lagi anggota masyarakat khususnya anak anak muda yang mau terjun di dunia bisnis dengan segala suka dan dukanya,” jelasnya.

webinar.jpg
Suasana acara Webinar Millenials Business Talk

“Semoga ajang ini dapat membantu dan mencetak lebih banyak wirausaha-wirausaha unggul yang dapat bersaing menciptakan banyaknya lapangan pekerjaan dan ajang bergengsi ini dapat membantu menciptakan lebih banyak lagi entrepreneur-entrepreneur muda sukses, tangguh dan mandiri,” jelas Diana mengakhiri sambutannya.

INFORMASI SEPUTAR UNISMA KUNJUNGI www.unisma.ac.id

Sementara itu para narasumber memaparkan dan saling berbagi pengalaman seperti apa yang disampaikan Fajar Mustoffa  sebagai Owner   Fajar Music Studio  dan juga sekaligus mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNISMA. Fajar memulai  karirnya sejak SMA ini mengaku bahwa  bisnisnya semakin berkembang saat sedang kuliah karena setiap menghadapi berbagai persoalan dalam bisnisnya ia bisa langsung menerapkan materi yang diperoleh di bangku kuliah serta  berkonsultasi dengan para dosen FEB UNISMA sehingga ia selalu menadapat solusi bahkan mampu berekspansi ke produk lain. FMS Production yang dipimpinnya  merupakan usaha jasa dan produksi musik mulai dari rental rehearsal studio, , recording studio, rekaman dubing untuk film atau drama, serta rekaman untuk pembuatan podcast dan lain-lain, rental sound system dan alat musik untuk kebutuhan konser, wedding, pegajian, seminar, dan lain-lain. Pada tahun 2018 melakukan ekspansi usaha dengan membuat merchandise dengan brand yang diberi nama Modern Edge.

Sementara itu Norma Binti Mat Noh atau yang lebih akrap dipanggil dengan sapaan Emma adalah seorang mahasiswi dari Faculty of Entrepreneurship and Business di Universiti Malaysia Kelantan (UMK). Di usianya yang masih muda, ia sudah menjadi manager di sebuah bisnis Food and Beverages (F&B) di Kelantan Malaysia mengungkapkan bahwa millennial harus bergerak cepat,  dalam mengambil kesempatan dan peluang yang ada.

Bahkan saat covid-19 melanda dunia, dan  Negara  Malaysia mmeberlakukan lockdown ia gunakan  waktu untuk menyusun strategi baru agar bisnis yang dipimpinnya  tetap survive. Strategi baru yang diciptakan guna menghadapi tantangan baru yang disebut  sebagai new strategies in facing new norms. Berabagai aspek bisnis seperti strategi marketing, manajemen finansial, analisisi situasi terbaru, mengkalkulasi lost and damage materials, serta mengatur investasi di masa mendatang ia diskusikan dengan timnya.

INFORMASI SEPUTAR UNISMA KUNJUNGI www.unisma.ac.id

Lain halnya dengan Muhammad Rifai  (CEO PT Harvest Indonesia) yang merupakan lulusan UNISMA  ini merupakan pengusaha muda yang malang melintang dalam menjalankan bisnisya mulai dari usaha kursus  Bahasa Inggris, Driver Ojol sampai akhirnya beralih ke Bisnis Kayu yang akhrinya sukses mendirikan perusahaan yang bernama PT Harvest Indonesia. Bisnis ekspor Impor yang ditekuninya telah menghasilkan omzet milayaran rupiah di usia rifai yang masih muda ini.

Sementara itu Ifan Firmansyah selaku Branch Manajer PT Bank Syariah Mandiri banyak memberikan motivasi untuk  implemntasi Intrapreneur dalam membangun karir di PT Bank Syariah Mandiri, dan sepetinya banyak stimulan pendanaan dari pihak bank yang bisa dimanfaatkan untuk mambangun wirausaha mandiri dan tangguh. (*)

INFORMASI SEPUTAR UNISMA KUNJUNGI www.unisma.ac.id

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia