Program Kreatif STIE Perbanas, Bagikan Cara Asyik Kurangi Rasa Bosan bagi Siswa SD
Meski dalam kondisi pademi Covid-19, Dosen STIE Perbanas Surabaya tetap melakukan pengabdian kepada masyarakat.

Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia
Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.
Surabaya – Meski dalam kondisi pademi Covid-19, Dosen STIE Perbanas Surabaya tetap melakukan pengabdian kepada masyarakat. Kali ini dosen Program Studi Sarjana Manajemen, Lindiawati didukung Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) memberikan pendapingan belajar secara daring untuk anak-anak di Rumah Cerdas Mandiri (RCM). Dalam kegiatan ini, sebanyak 40 anak antusias untuk berkreasi dengan cara melukis dari bahan daun.
Lindiawati mengatakan kegiatan ini teralisasi dengan dukungan dari pihak Kelurahan Nginden Jangkungan Surabaya dengan tujuan untuk mengisi kebosanan anak-anak di rumah. Selain memberikan kegiatan kepada anak-anak, hal tersebut juga untuk mengasah kreativitasnya.
"Melukis dengan bahan daun ini harapannya membuat kebanggaan kepada diri mereka (anak-anak). Motivasi seperti ini sangat penting untuk mendorong anak-anak memiliki cita-cita yang tinggi dan menjadi sukses di kemudian hari," urainya.
Di samping itu, kegiatan pengabdian ini merupakan salah satu rangkaian acara Dies Natalis ke-51 STIE Perbanas Surabaya. Anak yang berkreasi ini dimulai dari kelas 1–6 sekolah dasar (SD). Mulanya mereka diberi perlengkapan untuk melukis dengan bahan daun pada Kamis, 21 Januari 2021.
Kemudian, selama tiga hari anak-anak diberikan materi tata cara melukis dan membuat pola dari bahan daun sekaligus didampingi agar mendapatkan hasil yang baik. "Dari semua karya anak-anak kami ambil 7 terbaik untuk diberikan penghargaan. Hari ini kami bagikan hadiahnya ke mereka para pemenang," paparnya.
Dirinya menambahkan, kegiatan pengabdian sebelum pandemi, materi yang diajarkan di RCM adalah pelajaran yang diujikan dalam Ujian Nasional. Program ini juga didukung oleh Tim Psikolog STIE Perbanas Surabaya, yakni Laila Saleh Marta’ dan Tatik Suryani. Keduanya juga mengembangkan dan mendukung kesiapan anak secara moral dalam belajar dan upaya membangun motivasi tinggi untuk membangun konsep diri menuju hidup yang sukses belum dilakukan.
Perlu diketahui, Rumah Cerdas Mandiri ini didirikan pada tahun 2012 dengan bekerjasama antara STIE Perbanas Surabaya dengan Kelurahan Nginden Jangkungan. Animo yang sangat bagus dan peserta awalnya diperuntukan bagi anak-anak yang kurang mampu. Namun, seiring berjalannya waktu perkembangan yang bagus, RCM dijadikan tempat belajar anak-anak secara umum dari kelas 1-6 SD Nginden Jangkungan Surabaya. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

