Advertisement
Indonesia Positif

Mahasiswa KKN Undip Manfaatkan Limbah Botol Plastik untuk Hidroponik

Limbah botol plastik merupakan musuh terbesar lingkungan kita saat ini. Diperkirakan sampah plastic ini tidak akan terurai hingga 1000 tahun lamanya.

TIMES Indonesia,
Mahasiswa KKN Undip Manfaatkan Limbah Botol Plastik untuk Hidroponik
Tanaman hidroponik yang dikembangkan mahasiswa KKN Undip, Akbar Rahmatullah di Grobogan, Kamis (10/2/2021). (FOTO: AJP TIMES Indonesia)
A-AA+

Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia

Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.

grobogan Limbah botol plastik merupakan musuh terbesar lingkungan kita saat ini. Diperkirakan sampah plastic ini tidak akan terurai hingga 1000 tahun lamanya.

Keberadaan sampah plastik terutama botol yang kian hari kian meningkat menyebabkan rusak dan tercemarnya lingkungan. Di Desa Sugihmanik Kabupaten Grobogan bank sampah yang masih belum termanfaatkan dengan sempurna menyebabkan masih banyaknya limbah botol plastik yang masih berserakan di tempat sampah ataupun mencemari sungai yang mengalir sepanjang desa.

Advertisement

“Botol-botol plastik ini perlu dimanfaatkan agar memiliki daya guna. Maka dari itu, dibuatlah hidroponik yang memanfaatkan limbah botol plastik sebagai wadah hidroponik,” ungkap Akbar Rahmatullah, mahasiswa KKN Undip di Grobogan, Rabu (10/2/2021).

Untuk membuatnya dengan mengumpulkan botol plastik dan gelas plastik bekas minuman. Kemudian melubangi botol plastik seukuran gelas plastik. Hubungkan botol-botol plastik dengan selang ukuran kecil. “Lalu isi gelas plastik dengan sekam padi, arang dan busa sebagai media hidroponik.

Hidroponik tersebut dapat ditanam dengan berbagai bibit tanaman seperti sawi, selada, kangkong, tomat dan cabai.

Adanya hidroponik ini merupakan solusi untuk pemanfaatan sampah botol plastic yang dapat mencemari lingkungan. Berbagai keuntungan lainnya yang didapat dari pembuatan hidroponik ini adalah memberikan pasokan sayuran yang berkualitas, menghemat pengeluaran, tidak tergantung tempat dan musim, tidak memerlukan lahan yang luas.

“Serta menghasilkan mutu sayuran yang lebih baik, karena ditanam intensif di pekarangan rumah,” ungkap mahasiswa Teknologi Rekayasa Kimia Industri ini.

Advertisement

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia