Advertisement
Indonesia Positif

Mahasiswa KKN Undip Buat Hand Sanitizer Touchless untuk Angkringan

Warung angkringan sangat dekat dengan warga. Dengan ciri khas warung dari gerobak kayu, nasi bungkus yang sederhana dan minuman jahe panasnya. Warung angkringan ini juga identik dengan tempat bersosialisasi warga dan tempat nongkrong.

TIMES Indonesia,
Mahasiswa KKN Undip Buat Hand Sanitizer Touchless untuk Angkringan
Mahasiswa KKN Undip, Bagas Aditya memberikan hand sanitizer touchless pada pedagang akringan di Semarang, Senin (15/2/2021). (foto: dok Undip)
A-AA+

Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia

Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.

SEMARANG Warung angkringan sangat dekat dengan warga. Dengan ciri khas warung dari gerobak kayu, nasi bungkus yang sederhana dan minuman jahe panasnya. Warung angkringan ini juga identik dengan tempat bersosialisasi warga dan tempat nongkrong.

Namun di masa era kebiasaan baru atau akrab disebut new normal ini, meskipun disediakan tempat cuci tangan namnun tidak banyak pengunjung warung angkringan cuci tangan sebelum  masuk dalam warung. “Alasan mereka tidak praktis, atau tidak terbiasa. Kebiasaan mereka datang, ambil nasi dan pesan minuman,” ujar Bagas Aditnya, mahasiswa KKN Universitas Diponegoro (Undip) di Semarang, Pandanlamper, Semarang, Senin (15/2/2021).

Advertisement

 Maka perlu adanya terobosan agar pengunjung warung angkringan mau menjalankan kebiasaan baru cuci tangan. “Maka saya membuat Handsanitizer Touchless atau alat yang mengeluarkan cairan hand sanitizer tanpa harus menyentuh. Secara otomatis akan mengeluarkan cairan dengan sendirinya saat kita mendekatkan tangan di dekat alat,” ungkap mahasiswa Teknologi Rekayasa Otomasi ini.

Pemilik warung angkringan cukup mengecek secara berkala tanki cairan hand sanitizer. Serta menghubungkan alat dengan listrik atau baterai. “Dengan alat hand sanitizer touchless ini diharapkan pengunjung warung dapat mematuhi protokol new normal dengan baik, masuk angkringan dengan mendekatkan tangan di dekat alat maka secara otomatis akan keluar cairan hand sanitizer,” ungkapnya.(*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

D
PenulisDhani Setiawan Penulis TIMES Indonesia.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia