Advertisement
Indonesia Positif

Ini Cara Mahasiswa Unisma Malang Tingkatkan Kesadaran Masyarakat Terhadap Prokes

Mahasiswa Unisma Malang gencar melakukan sosialisasi prokes dan membagikan masker kepada masyarakat Dusun Kidangbang, Wajak, Kabupaten Malang. 

TIMES Indonesia,
Ini Cara Mahasiswa Unisma Malang Tingkatkan Kesadaran Masyarakat Terhadap Prokes
Mahasiswa KSM-16 Unisma tampak membagikan masker kepada Kusir Delman yang melawati Jalan Raya Dusun Kidangbang Kecamatan Wajak. (FOTO: AJP TIMES Indonesia)
A-AA+

Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia

Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.

Malang Mahasiswa Unisma Malang gencar melakukan sosialisasi prokes dan membagikan masker kepada masyarakat Dusun Kidangbang, Wajak, Kabupaten Malang. 

 Aksi tersebut di lakukan di sejumlah titik mulai dari Musala, TPQ, dari rumah ke rumah, tempat usaha, hingga masyarakat yang lewat di jalan raya Dusun Kidangbang. Aksi tersebut di gelar hingga Sabtu (20/2).

Advertisement

Kegiatan bagi masker merupakan program lanjutan dari patuh prokes yang dilakukan oleh mahasiswa Unisma setelah sebelumnya mengadakan sosialisasi pencegahan Covid-19 dan Operasi Yustisi yang di gelar bersama satgas Covid, TNI, Polisi dan staff kelurahan Dusun Kidangbang.

INFORMASI SEPUTAR UNISMA DAPAT MENGUNJUNGI www.unisma.ac.id

Sebagai pimpinan  program patuh prokes KSM-16 Rifqotul Hasanah  menuturkan sejumlah program telah dilakukan, mulai dari operasi Yustisi, menyiapkan Save House, sosialisasi pakai masker hingga pembagian masker sudah digelar sejak tiga minggu terakhir.

"Program yang kami galakan sudah berjalan sejak penerapan PPKM  Mikro di Kabupaten Malang, bersama satgas Covid-19, TNI, Polisi dan perangkat desa setempat kami berpartisipasi menggelar Operasi Yustisi secara dadakan di sepanjang jalan raya Kidangbang Kecamatan Wajak Kabupaten Malang pada Senin (8/1) setidaknya dalam operasi tersebut, kami masih menemukan masyarakat yang tidak menggunakan masker di tempat umum," tuturnya.

Kepala Dusun setempat, Daman Tri Wahyudi mengapresiasi program yang digagas. Sebagai bentuk dukungan dalam mewujudkan  kampung Tangguh Semeru di Dusun Kidangbang, dia mengajak mahasiswa KSM 16 meyiapkan Save House /rumah karantina mandiri sebagai antisipasi warga yang positif Covid nantinya akan di karantina di rumah tersebut. 

Advertisement

"Save House ini kami siapkan untuk warga yang terpapar Covid-19 nantinya akan di karantina disini, tapi saya berharap tidak ada kasus tersebut. Rumah ini hanya sebagai antisipasi agar masyarakat tidak panik, dan menekan angka penyebaran virus Corona," ucapnya. 

INFORMASI SEPUTAR UNISMA DAPAT MENGUNJUNGI www.unisma.ac.id

Lebih lanjut, sosialisasi digelar di pekan berikutnya pada Selasa (9/1) di TPQ Darul Ikhsan dan Musala Roudhotul Jannah. Kepada santri TPQ Darul Ikhsan, KSM-16 mengajak seluruhnya untuk membudayakan 3M yakni memakai masker, mencuci tangan dan jaga jarak.

pada pekan ketiga dilanjutkan dengan aksi bagi bagi masker kepada masyarakat di sepanjang jalan Dusun Kidangbang, selain itu, sasaran utama pembagian masker ini ditunjukkan untuk pelaku usaha, petani, pedagang hingga masyarakat umum. Setidaknya  400 bungkus masker telah  dibagikan secara gratis oleh Tim KSM-16 yang terbagi dalam dua kelompok

Dalam kesempatan yang berbeda, mahasiswa yang akrab disapa Rifqoh ini menuturkan pelaku usaha dan pedagang merupakan orang yang sering berinteraksi secara langsung dengan masyarakat. Oleh sebab itu, dalam kesempatan ini pembagian masker lebih di prioritaskan kepada mereka.

"Pada hari tersebut, kami menemukan beberapa pedagang rumahan maupun keliling yang menjajakan makanannya tanpa menggunakan masker, selain itu pengendara motor yang lalu lalang di jalan raya juga banyak yang belum memenuhi prokes. Sehingga penting bagi kami untuk memprioritaskan pembagian masker pada mereka," ucapnya.

"Kami merasa bahagia bisa berpartisipasi dalam program patuh prokes, kami berharap masyarakat dusun Kidangbang bisa menerapkan prinsip 3M, karena menekan angka penyebaran virus Corona bukan hanya tugas pemerintah, namun tugas kita semua,"kata  Farha, mahasiswa Unisma Malang. (*)

INFORMASI SEPUTAR UNISMA DAPAT MENGUNJUNGI www.unisma.ac.id

*)Pewarta: Farha Qonita dan Arina Tafrikhatus Solikhah, Mahasiswa KSM Tematik Kelompok 16 Universitas Islam Malang (UNISMA)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia