Kunjungan Mahasiswa KSM-T Unisma Malang ke Tempat Produksi Air Mineral W-Fresh
KSM Tematik kelompok 56 Mahasiswa Unisma Malang melakukan kunjungan ke tempat produksi air mineral di Desa Wirotaman

Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia
Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.
Malang – KSM Tematik kelompok 56 Mahasiswa Unisma Malang melakukan kunjungan ke tempat produksi air mineral di Desa Wirotaman, Dusun Sukoanyar, Rt 15 Rw 04, Kecamatan Ampelgading Kabupaten Malang, Jawa Timur, Senin (8/2/2021)
Produksi air mineral ini diberi nama W-fresh oleh pihak direktur utama Yamaha. Ahmad Ibnu Alwan salah satu penanggungjawab produksi air mineral mengungkapkan bahwa W sendiri diambil dari Wirotaman dan fresh bermakna segar jadi bisa disimpulkan bahwa W-fresh merupakan air yang dikelolah sendiri oleh warga Wirotaman.
Pada saat kami berkunjung ke tempat produksi air mineral tersebut, disana kami semua diperlihatkan bagaimana cara memproduksinya air tersebut hingga menjadi air yang siap dan aman untuk diminum oleh semua warga masyarakat. Salah satunya juga diperlihatkan bagaimana proses penyaringan air tersebut yang diambil langsung dari air sumber unggul dari Desa Wirotaman.
“Air mineral ini berasal dari sumber unggul yang memiliki kualitas air yang baik dari tempat ini dan hanya digunakan sebagai penyaringan dari tim Yamaha, jadi tidak ada unsur kimia yang digunakan serta memang air mineral murni dari alam,” ucapnya.
INFORMASI SEPUTAR UNISMA DAPAT MENGUNJUNGI www.unisma.ac.id
Awal mula produksi air mineral ini pada Agustus 2020 yang bekerja sama dengan Yamaha dengan Yayasan Dewi Pertiwi yang diserahkan kepada Desa Wirotaman. Produksi air mineral W-Fresh ini salah satu dari 14 unit di Indonesia yang merupakan penerima bantuan dari Yamaha. Visi misi dari usaha produksi air mineral ini untuk mensejahterahkan masyarakat daerah disini terutama desa Wirotaman.
Izin produk usaha masih dalam proses dari BPOM tetapi sudah dapat dikonsumsi karena sudah mendapatkan sertifiat dari Yamaha. Sertifikat ini merupakan hasil uji lab yang menyatakan bahwa air mineral W-fresh ini mengandung 0 bakteri, yang mana setiap 3 bulan sekali ke smash untuk pengecekan air mineral tersebut.
Untuk rata-rata penjualan sekitar 20 galon dan penghasilan sekitar Rp.100.000 per hari. Dalam pemasarannya menurut narasumber “Pemasaran air mineral W-Fresh ini sudah keluar tetapi yang diprioritaskan adalah desa wirotaman“.
INFORMASI SEPUTAR UNISMA DAPAT MENGUNJUNGI www.unisma.ac.id
Beberapa tahapan produksi sudah dilalui, tak lupa kami juga mencicipi air mineral W-Fresh tersebut. Dan juga ada satu air mineral yang semenjak bulan Agustus sudah diletakkan di dalam botol guna untuk mengetahui apakah dalam air tersebut ada perubahan hingga beberapa bulan kemudian.
Ketika air yang ada didalam tersebut berubah warna atau berbau maka bisa disimpulkan bahwa air tersebut tidak aman untuk dikonsumsi, semenjak air tersebut ada didalam botol tersebut sampai bulan februari ini tidak ada perubahan warna bentuk maupun bau nya sekalipun air tersebut terpapar oleh sinar matahari.
Harapan dari semua mahasiswa Unisma Malang semoga produksi air mineral W-Fresh ini semakin berkembang dan dapat memberikan manfaat untuk masyarakan di sekitarnya. (*)
INFORMASI SEPUTAR UNISMA DAPAT MENGUNJUNGI www.unisma.ac.id
*)Pewarta: Ismii Wahibatul Khoiriyah, Inas Daniati, Zainal Abidin, Mahasiswa KSM Tematik Kelompok 56 Universitas Islam Malang (UNISMA)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

