Advertisement
Indonesia Positif

Anak-Anak di Bimbingan Belajar Jadi Sasaran Pembagian masker KSM-T Unisma Malang

Program kerja pembagian masker merupakan salah satu program yang dilakukan oleh peserta KSM-Tematik Unisma Malang 2021.

TIMES Indonesia,
Anak-Anak di Bimbingan Belajar Jadi Sasaran Pembagian masker KSM-T Unisma Malang
Mahasiswa KSM Tematik Unisma membagikan masker kepada masyarakat Desa Sukopuro. (FOTO: AJP TIMES Indonesia)
A-AA+

Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia

Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.

Malang Program kerja pembagian masker merupakan salah satu program yang dilakukan oleh peserta KSM-Tematik Unisma Malang 2021.

Kegiatan ini sebagai salah sat ulangkah untuk menekan penularan virus covid-19. Desa Sukopuro, Jabung, Kabupaten Malang dipilih untuk menuntaskan program kerja tersebut.

Advertisement

"Pelaksanaan KSM pada bulan ini merupakan pelaksanaan KSM ke-2 edisi Covid. KSM edisi Covid pada tahun ini dirancang khusus sebagai solusi pelaksanaan KSM selama Masa Covid-19. Dengan demikian Mahasiswa Unisma turut berkontribusi menghadapi pandemi Covid di Indonesia dengan beberapa kegiatan termasuk Kandidat Sarjana Mengabdi (KSM)," ujar Ketua Penyelenggara LPPM Unisma Malang Dr. Nour Athiroh AS, S.SI, M.Kes pada acara Pelepasan KSM Unisma, Sabtu (30/01/2021).

INFORMASI SEPUTAR UNISMA DAPAT MENGUNJUNGI www.unisma.ac.id

Berdasarkan penjelasan dari ketua penyelenggara LPPM Unisma di atas, program ini dilaksanakan sebagai tindak lanjut arahan dari pihak kampus untuk melakukan pencegahan penyebaran Covid-19.

"Pembagian masker disebar pada beberapa titik, terutama di pusat-pusat keramaian, seperti pos Posyandu dan posko bimbel," kata koordinator Desa KSM-T Unisma 2021 Imam Muttaqin, Sabtu (13/02/21).

Dalam proses pelaksanaan pembagian masker bermula pada anak-anak yang melakukan Bimbel dan mengaji di TPQ, juga anak-anak yang berada di kawasan sekitar posko peserta KSM-T. Pembagian masker terfokus pada anak-anak karena berdasarkan pengamatan mahasiswa yang bertugas, tak banyak anak yang menggunakan masker. Sementara pembagian masker untuk orang dewasa sudah cukup banyak di desa tersebut.

Advertisement

INFORMASI SEPUTAR UNISMA DAPAT MENGUNJUNGI www.unisma.ac.id

Sebagaimana anjuran kementrian kesehatan RI, masyarakat disarankan untuk menggunakan masker ketika berpergian keluar rumah, misalnya saat harus berkerja atau membeli kebutuhan sehari-hari. Masker dapat menghalau sebagian percikan air liur (droplet) yang keluar saat berbicara, menghela napas, ataupun batuk dan bersin.

Anjuran ini bukan hanya di tujukan untuk para orang dewasa, tapi juga untuk anak-anak dimana aktivitas mereka banyak dilakukan di luar rumah, seperti ketika bermain dengan teman mereka. Dengan alasan tersebut maka peserta KSM-T mengambil kesimpulan penyuluhan kesehatan kepada anak-anak tidak kalah pentingnya dengan penyuluhan kepada masyarakat usia dewasa.

Peng-aplikasian program terlaksana dengan masker yang berhasil dibagikan. Tidak hanya pembagian masker, para peserta KSM-T di desa Sukopuro juga memberikan penyuluhan tentang cara menjaga kesehatan di masa pandemi. Seperti melakukan 3M dengan baik dan benar. Selanjutnya diharapkan masyarakat sekitar lebih sadar tentang pentingnya mencegah wabah Covid-19 dan terus menerapkan kegiatan pencegahan secara maksimal. (*)

INFORMASI SEPUTAR UNISMA DAPAT MENGUNJUNGI www.unisma.ac.id

*)Pewarta: Mahasiswa KSM Tematik Universitas Islam Malang (UNISMA).

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia