LPBK Bina Muda Ponorogo Membuka Diklat dan Kelas Bahasa Jepang
Jepang akan mengalami shortage tenaga kerja dan aging sociecy, sehingga untuk memenuhi kebutuhan tenaga kerja dengan usia produktif Jepang harus merekrut tenaga kerja asing.

Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia
Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.
Ponorogo – Jepang akan mengalami shortage tenaga kerja dan aging sociecy, sehingga untuk memenuhi kebutuhan tenaga kerja dengan usia produktif Jepang harus merekrut tenaga kerja asing. Ada delapan negara yang diberi kesempatan untuk mengirimkan tenaga kerjanya ke Jepang dengan status SSW (Specified Skilled Worker), yaitu Indonesia, Filipina, Vietnam, RRT, Kamboja, Thailand, Myanmar dan satu negara Asia lainnya.
Salah satu persyaratannya adalah lulus ujian kompetensi bahasa Jepang atau yang biasa disebut JLPT (Japanese Language Profeciency Test). Hal tersebut yang membuat LPBK Bina Muda Ponorogo membuka diklat dan kelas bahasa Jepang.

Ketika para siswa mendaftar kelas bahasa Jepang, akan diadakan diklat selama tiga bulan. Dalam masa tiga bulan tersebut, kegiatan yang dilakukan tidak serta –merta hanya belajar bahasa. Namun juga budaya dan beberapa tradisi masyarakat Jepang. Serta pelatihan-pelatihan yang dapat membantu pekerjaan CTKI selama di Jepang.
“Untuk bisa bekerja di Jepang, harus lulus JLPT minimal A2 atau setara dengan N4. Di LPBK Bina Muda Ponorogo sendiri pengajarnya adalah mantan TKI yang pernah bekerja di Jepang. Jadinya paham apa saja yang harus diajarkan. Selain itu kurikulumnya juga kita sesuaikan dengan kebutuhan ketika bekerja di sana,” terang Yateni, penanggung jawab LPBK Bina Muda Ponorogo kepada TIMES Indonesia, Kamis (25/3/2021).

Alur pendaftarannya sendiri cukup mudah. Para siswa bisa mendaftar melalui beberapa marketing yang ada, atau juga bisa mendaftar langsung ke LPBK Bina Muda Ponorogo yang berada di Jalan Budi Utomo Timur, Ponorogo yang juga satu lokasi dengan LPBK Bina Muda Korea Ponorogo. Setelah mendaftar, para siswa akan dibuatkan surat panggilan diklat agar bisa segera mengikuti pelatihan. Selama masa pelatihan, sudah disediakan asrama dan kebutuhan lainnya. Agar para siswa bisa belajar dengan fokus dan nyaman.
“Karena baru dibuka bulan Februari kemarin, jadi belum banyak yang tahu kalau LPBK Bina Muda Ponorogo juga membuka kelas baru. Tapi sudah ada sembilan orang yang mau ujian JLPT di bulan Mei mendatang.Kita masih akan terus membuka kelas bahasa Jepangnya karena permintaan dari pemerintah sendiri juga cukup banyak,” pungkasnya. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

