Advertisement
Indonesia Positif

Kreasi dari Rosella, Si Cantik dengan Segudang Manfaat

Di masa pandemi ini, vitamin C menjadi salah satu suplemen yang tenar untuk mencegah terkena covid-19.

TIMES Indonesia,
Kreasi dari Rosella, Si Cantik dengan Segudang Manfaat
Yurika.
A-AA+

Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia

Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.

SURABAYA Di masa pandemi ini, vitamin C menjadi salah satu suplemen yang tenar untuk mencegah terkena covid-19.

Vitamin C terkandung dalam berbagai buah dan tanaman salah satunya bunga rosella. Rosella (Hibiscus sabdariffa) saat ini cukup familiar di kalangan masyarakat.

Advertisement

Bunga yang juga dikenal dengan nama asam susur, asam paya, dan asam kumbang ini ternyata memiliki banyak manfaat, dimana salah satu kandungan yang menarik perhatian selain vitamin C adalah antosianinnya.

Antosianin ini yang menjadi zat warna pada rosella sehingga berwarna merah. Antosianin berfungsi sebagai antioksidan atau penangkal radikal bebas yang alami.

Radikal bebas dapat menyebabkan berbagai macam penyakit degenerated seperti penyakit kardiovaskuler. Antosianin berfungsi untuk menurunkan kadar kolesterol dalam darah dengan melindungi sel lemak dari okdidasi.

Selain itu, beberapa hasil riset, antosianin berfungsi sebagai anti diabetes, anti hipoglikemik, anti hipertensi, anti kanker, anti inflamasi, anti mutagenik, anti katarak, anti obesitas dan pencegah penurunan daya ingat. Bunga berwarna merah ini seringkali dikeringkan dan diseduh seperti teh.

Di Desa Sambikerep, Surabaya terdapat komunitas tani yaitu komunitas Toga Mandiri yang memproduksi teh rosella. Di Toga Mandiri, bunga rosella dikeringkan dengan metode solar dryer yang didesain  oleh Teknologi Pangan Universitas Ciputra.

Advertisement

Dengan penggunaan solar dryer, kadar vitamin C meningkat sebanyak 28% dan kadar antosianin sebanyak 84% lebih tinggi dibandingkan menggunakan sistem penjemuran biasa. Pak Suradji sebagai ketua dari komunitas Toga Mandiri mengungkapkan bahwa sangat terbantu dengan mesin solar dryer ini karena hasil rosella yang didapat menjadi lebih cerah, semakin sedikit rosella yang terbuang, dan diwaktu hujan rosella juga tidak menjadi busuk seperti biasanya. Selain itu pengeringan ini juga sangat memudahkan petani dalam mengeringkan rosella karena tidak perlu memindahkan rosella ketika sudah malam atau hujan dan pengeringan lebih cepat dibandingkan dengan biasanya.

Program Studi Teknologi Pangan, Kedokteran, dan Ilmu Komunikasi Universitas Ciputra Surabaya berkolaborasi dengan petani Rosella, Toga Mandiri yang berada di Sambikerep, Surabaya mengadakan seminar daring yang mengulas manfaat bunga rosella dan kreasi produk berbasis rosella.

Rosella

Si cantik rosella ini dapat dinikmati menjadi berbagai macam bentuk, seperti:

1.       Teh

Kita dapat menyeduh bunga rosella dengan air panas untuk mendapatkan teh yang berwarna merah cantik dan memiliki rasa yang segar dikarenakan rasanya yang asam. Rasa asam ini adalah kandungan vitamin C dari rosella. Selain meningkatkan imun tubuh, konsumsi rosella dapat mencegah beberapa penyakit seperti hipertensi, sindrom metabolik, dan menurunkan tekanan kolesterol. Teh rosella juga dapat menjadi cairan rehidrasi untuk pengganti cairan tubuh saat olahraga. Selain itu rosella yang memiliki sifat asam dapat membantu penyerapan zat besi dan vitamin B. Namun penggunaan air yang terlalu panas dapat menurunkan khasiat dari rosella.

Penyeduhan rosella dapat dilakukan dengan menggunakan air hangat (sekitar 50-60oC) atau dapat menggunakan sistem cold brew untuk mendapatkan manfaat yang maksimal dari bunga rosella.

2.       Selai Rosella

Menjelang hari raya, ibu-ibu sering membuat kue nastar. Rosella dapat dibuat menjadi selai yang menjadi isian dari kue nastar atau kita sebut dengan RosTar (Rosella Nastar). Proses pembuatan selai cukup sederhana, hanya menyeduh rosella yang telah dengan air hangat yang dicampur dengan asam sitrat selama 15 menit, kemudian ditambahkan pektin, gula, dan garam dan dipanaskan sampai kekentalan selai yang diinginkan. Penyeduhan rosella dengan asam sitrat berfungsi juga untuk mengurangi  kerusakan dari vitamin C dan antosianin selama proses pemasakan menjadi selai. Dalam proses pemasakan rosella ini ada beberapa hal yan perlu diperhatikan seperti penggunaan api yang sangat kecil dan penggunaan air yang cukup sedikit agar proses pemasakan tidak terlalu lama.

Pemasakan dengan api yang tinggi akan menyebabkan kerusakan dari vitamin C dan antosianin yang semakin tinggi. Kekentalan dapat diatur sesuai dengan fungsi dari selai. Jika untuk isian roti tidak perlu terlalu padat, sedangkan untuk isian perlu lebih padat. Salah satu cara untuk memastikan prosesnya sudah selesai adalah dengan menaruh sedikit selai ke air dingin jika sudah padat maka proses selai untuk isian nastar sudah selesai.

3.       Sabun

Tidak hanya sebagai makanan atau minuman, rosella juga bermanfaat untuk kecantikan kulit maupun wajah kita. Kandungan vitamin C dari rosella dapat melindungi kulit dan wajah kita dari radiasi sinar matahari maupun polusi. Kita dapat mengaplikasikannya dalam pembuatan sabun. Ekstrak rosella juga memiliki sifat antibakteri yang dapat melindungi kita dari bakteri yang berbahaya. Sabun dapat dibuat dengan menggunakan bahan-bahan sederhana seperti minyak, air suling, dan basa KOH (kalium hidroksida). Tidak perlu minyak yang bagus, ternyata proses pembuatan sabun dapat menggunakan minyak goreng bekas (jelantah). Bagaimana prosesnya? Minyak jelantah disaring kemudian ditambahkan arang. Arang berfungsi untuk menyerap kotoran-kotoran dari minyak jelantah. Minyak kemudian disaring kembali dan ditambahkan KOH. Minyak terus diaduk sampai mengental dan ditambahkan ekstrak rosella. Ekstrak rosella perlu ditambahkan diakhir agar basa sudah menjadi netral selama proses pembuatan sabun. pH basa dapat menyebabkan kandungan antosianin pada rosella menjadi tidak stabil dan berubah menjadi warna kehitaman.

Jadi Rosella adalah bunga yang tidak hanya cantik dipandang, namun juga kaya manfaat untuk kesehatan, sehingga budidaya rosella perlu dicanangkan untuk bisa dibudidayakan dengan lebih baik oleh masyarakat secara mandiri. 

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia