Advertisement
Indonesia Positif

Weleh-weleh, Ada Anggota DPRD Banyuwangi yang Nekat Hajatan Saat PPKM

Waduh-waduuuhh, setelah sebelumnya ramai jadi sorotan video seorang Kepala Desa menggelar hajatan di masa PPKM Darurat, kini giliran salah satu anggota DPRD Banyuwangi yang diduga melakukan kenekatan serupa.

TIMES Indonesia,
Weleh-weleh, Ada Anggota DPRD Banyuwangi yang Nekat Hajatan Saat PPKM
Suasana hajatan pernikahan Anggota DPRD Banyuwangi saat masa PPKM berlangsung. (FOTO: Tangkapan layar video)
A-AA+

Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia

Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.

BANYUWANGI Waduh-waduuuhh, setelah sebelumnya ramai jadi sorotan video seorang Kepala Desa menggelar hajatan di masa PPKM Darurat, kini giliran salah satu anggota DPRD Banyuwangi yang diduga melakukan kenekatan serupa.

Dugaan mencuat video pernikahan ini adalah gelaran hajatan milik seorang Wakil Rakyat berinisial SA yang duduk di kursi DPRD Banyuwangi, Jawa Timur.

Advertisement

Video berdurasi pendek ini tersebar di sejumlah grup aplikasi WhatsApp. Dari video yang diperoleh TIMES Indonesia pada Minggu (25/7/2021) teramati sejumlah undangan laki-laki duduk rapi berdekatan di dalam tenda yang sudah dihias dengan mewah. Lengkap dengan dekorasi pelaminan bernuansa putih dan aksesoris bunga.

Kasatmata, para undangan yang hadir semuanya menggunakan masker. Namun tempat duduk yang disediakan sangat berdekatan, bahkan nyaris bersikutan satu sama lainnya. Selain itu, irama musik dangdut juga terdengar cukup keras dari sound system.

Hasil penelusuran, rupanya benar bahwa hajatan tersebut digelar oleh SA. Salah satu anggota DPRD Banyuwangi. Kapolsek Kalibaru, AKP Abdul Jabar pun juga membenarkan hal tersebut.

"Iya benar anggota dewan. Kami sangat menyayangkan hal itu," kata Kapolsek.

Menurut Kapolsek Kalibaru, sekitar empat hari sebelum hajatan tim Satgas Covid-19 setempat telah menemui SA. Satgas menyarankan, hendaknya hajatan ditunda dahulu.

Advertisement

Setidaknya, hajatan bisa digelar setelah masa PPKM tuntas dilaksanakan. Dalam pertemuan itu juga diikuti Camat Kalibaru Nuril Falah dan Taufik selaku Kepala Desa Kalibaru Wetan.

"Waktu itu sudah oke (ditunda). Beliau itu kan anggota dewan, kami pikir pasti bisa memberi teladan," sesal AKP Abdul Jabar.

Namun siapa sangka, Anggota DPRD Banyuwangi tersebut masih ngeyel menggelar hajatan sehingga videonya kini beredar secara luas.

"Saya masih simpan foto pertemuan pra acara kemarin. Nggak tahunya sekarang ramai. Rupanya hajatan tetap digelar," tegasnya. 

Untuk diketahui, sejak pemberlakuan PPKM Darurat hingga PPKM level 4 di Banyuwangi, terdapat tiga pejabat yang ngeyel tak mengindahkan instruksi Pemerintah.

Tiga deretan pejabat tersebut yakni; hajatan pegawai Dispendukcapil di hotel dan sudah dikenai sanksi, hajatan Kepala Desa Temuguruh di kantor desa dan kasusnya masih ditangani polisi. Kemudian ketiga, yakni hajatan milik seorang wakil rakyat yang duduk di kursi anggota DPRD Banyuwangi. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

A
PenulisAgung Sedana Penulis TIMES Indonesia.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia