Tahun Baru Islam, PDIP Surabaya: Setelah Kesulitan Pasti Ada Kemudahan
PDI Perjuangan Surabaya menyambut dengan penuh suka cita datangnya Tahun Baru Islam, 1 Muharram 1443 Hijriah.

Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia
Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.
SURABAYA – PDI Perjuangan Surabaya menyambut dengan penuh suka cita datangnya Tahun Baru Islam, 1 Muharram 1443 Hijriah. Momentum ini dinilai tepat untuk memperkuat semangat gotong royong dan menebarkan optimisme kepada masyarakat di tengah pandemi Covid-19.
Pada kesempatan yang berbahagia ini pula seluruh kader PDI Perjuangan Surabaya bahu membahu mendiri Posko Gotong Royong Covid-19 di 31 kecamatan Kota Pahlawan.
Melalui posko-posko itu, para kader banteng moncong putih bergerilya dari rumah ke rumah menyerahkan bantuan sembako, permakanan, dan vitamin bagi warga terdampak korona di perkampungan.
“Keluarga besar PDI Perjuangan Kota Surabaya mengucapkan Selamat Tahun Baru Islam, 1 Muharram 1443 Hijriah. Kita nyalakan terus api optimisme rakyat, di tengah pandemi Covid-19,” ungkap H. Sjukur Amaludin, Wakil Ketua Bidang Kehormatan DPC PDIP Surabaya dalam keterangan persnya, Selasa (10/8/2021).

Bersama Ketua PAC PDIP Genteng H. Jupri, Sjukur menyampaikan bahwa di masa pandemi ini, kader-kader PDI Perjuangan Surabaya terus bergerak membantu meringankan beban warga.
"Kita lakukan aksi-aksi nyata agar pemerintah dan rakyat bisa melewati pandemi Covid-19,” tegas kader banteng senior itu.
H. Jupri melanjutkan, lewat Posko Gotong Royong Covid-19 pihaknya juga menggelar berbagai pertemuan secara daring guna mengedukasi masyarakat tentang bahanya wabah ini. Pentingnya penerpan protokol kesehatan dan vaksinasi juga tak luput disosialisasikan.
“Kita bangun optimisme di tengah masyarakat. InsyaAllah badai pasti berlalu. Sesudah kesulitan, akan selalu ada kemudahan. Fa inna maal-usri yusra, inna maal-usri yusra. Itu janji Allah SWT. Pasti terjadi. Tinggal kita berikhtiar, bertawakkal,” paparnya.
Sementara itu Wakil Ketua DPC PDIP Surabaya Abdul Ghoni Mukhlas Niam melengkapi bahwa hadirnya Tahun Baru Islam ini merupakan momentum yang tepat untuk merefleksikan diri dan lebih mendekat kepada Allah SWT. Harapannya pada lembaran waktu ke depan masing-masing dapat menjadi pribadi yang lebih baik.
”Sebagai manusia yang tidak sempurna, keluarga besar PDI Perjuangan Kota Surabaya juga memohon maaf atas semua kesalahan pada tahun lalu, dan kita songsong tahun baru dengan semangat terus memperbaiki diri,” ucap alumnus IAIN Sunan Ampel itu.
Politisi perempuan PDI Perjuangan Surabaya, Khusnul Khotimah juga menuturkan hal yang serupa, menurutnya dengan Tahun Baru Islam memperkuat tali persaudaraan menjadi hal yang mutlak untuk diterapkan. Terlebih, bangsa ini sedang membutuhkan persatuan dalam menghadapi pandemi Covid-19.
”Tahun Baru Islam kita isi dengan terus memperluas kebersamaan, menjalin teman-teman baru dan saudara-saudara baru. Kita bersama-sama berusaha melalui pandemi. PDI Perjuangan Surabaya terus berikhtiar membantu masyarakat melalui bantuan sembako, permakanan warga, dan sebagainya,” kata Khusnul yang juga Ketua Komisi D DPRD Surabaya ini (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

