Mahasiswa Teknik Sipil Unisla Ciptakan Peta Potensi Desa Pataan
Dalam melaksanakan kurikulum Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), program Studi Teknik Sipil Universitas Islam Lamongan (Unisla) menerjunkan mahasiswanya di tengah-tengah masyarakat untuk melaksanakan program di lapangan.

Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia
Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.
LAMONGAN – Dalam melaksanakan kurikulum Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), program Studi Teknik Sipil Universitas Islam Lamongan (Unisla) menerjunkan mahasiswanya di tengah-tengah masyarakat untuk melaksanakan program di lapangan.
Kali ini, mahasiswa Teknik Sipil unisla membuat peta potensi Desa Pataan Kecamatan Sambeng, Kabupaten Lamongan.
"Dengan memanfaatkan teknologi GIS (Geographic information System) kami berupaya menciptakan peta potensi desa Pataan," kata Irfan Falih Mahasiswa Program MBKM Teknik Sipil Unisla setelah menunjukkan peta hasil akhir ke Kepala Desa Pataan, Jumat, (21/8/2021).

Dikatakan Irfan, membuat potensi Desa Pataan berarti memberikan sumbangsih produk sesuai bidang keilmuan, berupa peta Desa Pataan.
Menurut Irfan, inisiatif untuk membuat peta desa yang sesuai dengan peraturan dan standar, karena Desa Pataan masih belum memiliki peta.
"Dengan adanya peta ini, diharapkan perangkat desa bisa termudahkan dalam pembangunan infrastruktur maupun mengembangkan potensi lain di Desa Pataan," ucap Irfan. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

