Tingkatkan Efisiensi, Mahasiswa MBKM Teknik Sipil Unisla Analisis Irigasi Pertanian Desa Pataan
Petani dan Pertanian merupakan hal yang tidak terpisahkan dari warga masyarakat Kabupaten Lamongan.

Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia
Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.
LAMONGAN – Petani dan Pertanian merupakan hal yang tidak terpisahkan dari warga masyarakat Kabupaten Lamongan.
Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Lamongan, di tahun 2019 saja, Kabupaten Lamongan mampu memproduksi gabah sebanyak kurang lebih 1.1 juta ton.
Hal inilah yang menggerakkan mahasiswa MBKM Program Studi Teknik Sipil Universitas Islam Lamongan (Unisla), Jauhar Ihsan, untuk melakukan kebutuhan air irigasi pertanian di Dusun Pataan, Desa Pataan, Kecamatan Sambeng, Kabupaten Lamongan.
"Karena sering terjadi kekeringan pada musim tanam ke-2 yang menghambat proses tanam tersebut," kata Jauhar di sela-sela pengukuran lahan irigasi, Selasa, (24/08/2021).
Lebih lanjut Jauhar menjelaskan, analisis irigasi pertanian di Desa Pataan ini dilakukan untuk mengetahui imbangan air antara kebutuhan dengan ketersediaan air dari aliran sumber.
"Nantinya akan dilakukan perencanaan bangunan irigasi, sehingga kebutuhan untuk irigasi dan kebutuhan sektor lainnya dapat terpenuhi setiap waktu," ujarnya.
Jauhar berharap, penelitian ini bisa membantu masyarakat desa untuk meningkatkan efisiensi irigasi dengan memperbaiki saluran-saluran irigasi yang rusak.
"Serta pembersihan saluran irigasi dari endapan sedimen dan lumpur, tutupan tanaman dan sampah-sampah yang mengalir di saluran irigasi," katanya. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

