Batik Durian Harumkan Nama Kota Lubuklinggau hingga Manca Negara
Wali Kota Lubuklinggau, H SN Prana Putra Sohe bangga akan prestasi gemilang yang dicapai Batik Durian yang dikomandoi oleh Hj Yetty Oktarina. Pasalnya batik khas Kota Lubuklinggau ini telah mengharumkan nama Kota berslogankan Sebiduk Semare bukan hanya di

Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia
Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.
LUBUKLINGGAU – Wali Kota Lubuklinggau, H SN Prana Putra Sohe bangga akan prestasi gemilang yang dicapai Batik Durian yang dikomandoi oleh Hj Yetty Oktarina. Pasalnya batik khas Kota Lubuklinggau ini telah mengharumkan nama Kota berslogankan Sebiduk Semare bukan hanya di kancah Nasional, bahkan hingga manca negara.
Prestasi tersebut adalah baru-baru ini batik Durian berhasil ikut serta dalam pameran Milan Fashion Week.
"Tentunya kita semua pasti sangat bangga ya, Batik Durian adalah Batik Motif Durian khas Kota Lubuklinggau yang mana telah mengharumkan nama Kota Lubuklinggau hingga ke manca negara sana," ucap Wali Kota Lubuklinggau, H SN Prana Putra Sohe, Senin (4/10/2021).
Salah satu perancang busana terkemuka di Indonesia bernama Jenny Yohana Kansil belum lama ini pada awak media juga menyampaikan pandangannya terkait Batik Durian.
Menurut Jenny penggunaan Batik motif Durian bukan hanya cocok bagi para orang tua. "Namun juga dirasakan pas bagi kaum muda termasuk kelompok punk," ucap Jenny .
Sementara Ketua TP PKK Kota Lubuklinggau, Hj Yetty Oktarina menuturkan bahwa perjalanan Batik Durian bisa menuju manca negara dimulai dari obrolan dan ide perancang busana Jenny. Dan dengan segala keberanian, ia pun memberanikan diri mencoba terobosan luar biasa tersebut.
"Mbak Jen yang pertama kali melontarkan ide, dengan segala keberanian saya iyakan. Mengusung revolusionary hope saya meminta mbak Jen untuk mengkolaborsikannya dengan desain batik bagi anak muda. Mulailah kita sebagai tim bekerja.
Menurutnya, Jenny ingin desainnya harus tetap kental batiknya tapi mampu membuat mata dunia fashion Eropa mau meliriknya.
"Untuk itu tidak tanggung tanggung kita melibatkan tidak kurang dari 4 orang designer Eropa dan 1 desain fashion dari India, berikut beberapa kurator dari designer senior Indonesia," ucap Ketua TP PKK Kota Lubuklinggau, Hj Yetty Oktarina terkait terobosan yang diraih Batik Durian. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

