Anggota Komisi VIII DPR RI Bantu Korban Longsor di Majalengka
Korban tanah longsor di Desa Sukadana, Kecamatan Malausma, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, mendapat bantuan sembako dari anggota Fraksi Golkar Komisi VIII DPR RI, Itje ...

Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia
Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.
MAJALENGKA – Korban tanah longsor di Desa Sukadana, Kecamatan Malausma, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, mendapat bantuan sembako dari anggota Fraksi Golkar Komisi VIII DPR RI, Itje Siti Dewi Kuraesin.
Mewakili Itje Siti Dewi Kuraesin, M Suparman yang saat ini menjabat sebagai Anggota DPRD Majalengka dari fraksi Golkar menyerahkan langsung bantuan tersebut kepada para korban.
"Bantuan yang kita serahkan, berupa paket sembako bagi para korban longsor, semoga dapat bermanfaat," ungkap M Suparman, Sabtu (4/12/2021).
Dia menyebutkan, dalam kejadian tersebut, Itje Siti Dewi Kuraesin juga telah berkoordinasi dengan pihak Kementerian Sosial (Kemensos) dan sejauh ini pihak Kemensos sudah memberikan perhatian kepada para korban.
"Alhamdulillah dari pihak Kemensos yang diwakili, Dijen Limjansom dan Balai Besar rehabilitasi vokasional penyandang disabilitas langsung bergerak cepat dan memberikan bantuan berupa paket sembako dan paket pakaian," jelasnya.
Suparman menjelaskan, sejauh ini para korban juga telah mendapat perhatian dari Pemerintah Daerah Kabupaten Majalengka.
"Kami berpesan di musim hujan ini, agar masyarakat mewaspadai terjadinya bencana alam, khususnya tanah longsor yang berpotensi terjadi ketika memasuki musim penghujan seperti sekarang ini," himbaunya.
Seperti diketahui, bahwa sebelumnya, hujan deras yang mengguyur wilayah Desa Sukadana, Kecamatan Malausma, Kabupaten Majalengka, pada Senin 29 November 2021 sore mengakibatkan peristiwa tanah longsor. Bahkan dalam kejadian tersebut tebing setinggi sekitar 7 meter di lingkungan Blok Desa RT.03/03, desa setempat ambruk dan material tanah menimpa rumah milik Kiki (45).
Akibatnya, rumah yang baru ditempati sekitar tiga tahun lalu itu kini rata dengan tanah. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tanah longsor tersebut. Namun, pemilik rumah sempat mengalami syok dan kini harus mengungsi. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.


