Danrem 072 Pamungkas Bakal Tata Ulang Media Center
Komandan Korem atau Danrem 072 Pamungkas Brigjen TNI Afianto berencana menata ulang media center yang ada di lingkungan Makorem 072 Pamungkas. Gagasan menata ulang itu di ...

Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia
Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.
YOGYAKARTA – Komandan Korem atau Danrem 072 Pamungkas Brigjen TNI Afianto berencana menata ulang media center yang ada di lingkungan Makorem 072 Pamungkas. Gagasan menata ulang itu dilakukan karena media center yang ada saat ini dinilai kurang memadai dan representatif bagi awak pemburu berita.
“Saya ingin media center yang ada di Makorem 072 Pamungkas benar-benar memberikan kenyamanan bagi teman-teman wartawan ketika melakukan peliputan di lingkungan Korem 072 Pamungkas dan sekitarnya. Ada ruangan khusus media center yang terpisah dari ruangan anggota,” kata Afianto kepada TIMES Indonesia, Kamis (23/12/2021).
Selain ruangan khusus, media center tersebut akan dilengkapi fasilitas komputer dan wifi atau hotspot. Tak kalah penting, di ruangan itu akan disediakan minuman siap saji yang dapat dibuat sendiri oleh para wartawan seperti air putih, kopi dan teh. Dengan fasilitas tersebut maka para juru tinta dapat menyelesaikan tugasnya dengan baik dari lingkungan Korem 072/Pamungkas. Misalnya, ketika para wartawan usai melakukan peliputan di Istana Negara Jogja dan Titik Nol Kilo Meter dan lain sebagainya.
Tak hanya itu, bagi wartawan radio dan televisi juga dapat melaporkan reportasenya secara langsung dari media center Korem 072/Pamungkas.
“Dengan fasilitas tersebut maka para wartawan bisa ngetik berita, kirim berita, dan video ke redaksi masing-masing dari Korem 072/Pamungkas,” tandas Afianto.
Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) DIY, Hudono SH mengapresiasi gagasan Danrem 072/Pamungkas Brigjen TNI Afianto yang akan menyediakan media center atau press room bagi para wartawan. Menurutnya, sejumlah instansi di Yogyakarta memang sudah banyak yang menyediakan ruangan khusus bagi awak media. Baik itu lembaga pemerintah maupun swasta. Biasanya, ruangan media center tersebut dilengkapi berbagai fasilitas yang memadai seperti ruangan yang nyaman, aman, dan wifi gratis atau hotspot.

“Ruangan khusus wartawan tujuannya semata-mata untuk memudahkan teknis kerja wartawan,” terang wartawan senior ini.
Namun demikian, Hudono mengingatkan bahwa ruangan khusus atau media center bagi awak wartawan tersebut sama sekali tidak bisa mengurangi independensi wartawan. Wartawan tetap akan melakukan kerja jurnalistik sesuai kode etik dan fakta yang ada di lapangan. Instansi penyedia media center tersebut tidak dapat mengintervensi konten berita yang akan dikirimkan ke redaksi media para wartawan.
“Meski disediakan media center atau press room, wartawan tetap independen dan profesional dalam menjalankan tugasnya,” ingat Hudono.
Ketua Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Yogyakarta, Shinta Maharani mengatakan, bagi AJI, yang paling penting adalah keterbukaan informasi di lingkungan TNI ketika diwawancarai oleh para wartawan.
“Kalau pun ada fasilitas berupa media center, fasilitas tersebut seharusnya tidak boleh mengganggu independensi wartawan. TNI tidak bisa mengintervensi berita-berita yang ditulis wartawan,” terang wartawan Tempo ini menanggapi rencana Danrem 072 Pamungkas Brigjen TNI Afianto yang akan menata ulang Media Center di lingkungan Makorem 072/Pamungkas. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.


