Advertisement
Indonesia Positif

Peringati HPN, FPB Santuni Yatim Piatu Korban Covid-19

Forum Pewarta Bantul (FPB) menggelar bhakti sosial, dalam rangka Hari Pers Nasional (HPN) 2022. Bhakti Sosial ini ditujukan kepada anak yatim piatu yang orangtuanya menin ...

TIMES Indonesia,
Peringati HPN, FPB Santuni Yatim Piatu Korban Covid-19
Bupati Bantul menggendong Meisya anak yatim piatu yang orangtuanya meninggal akibat terpapar Covid-19. (FOTO: Totok Hidayat/TIMES Indonesia)
A-AA+

Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia

Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.

BANTUL Forum Pewarta Bantul (FPB) menggelar bhakti sosial, dalam rangka Hari Pers Nasional (HPN) 2022. Bhakti Sosial ini ditujukan kepada anak yatim piatu yang orangtuanya meninggal dunia akibat Covid-19, masih berusia sekolah dan berasal dari keluarga tidak mampu. 

Bantuan berupa perlengkapan sekolah dan uang pendidikan. Secara simbolis diserahkan oleh Bupati Bantul Abdul Halim Muslih kepada Maila dan Maisya, kakak beradik warga RT 04 dusun Paker Mulyodadi Bambanglipuro Bantul Senin (14/2/2022). 

Advertisement

Keduanya saat ini tinggal bersama neneknya Musinem setelah ayah dan ibunya meninggal akibat terpapar Covid-19. Saat ini Meila Putri Pratama duduk di bangku SMP, sedangkan Meisya Khasanah Putri masih TK. Sehingga masih banyak membutuhkan biaya untuk pendidikan. 

Bupati Bantul Abdul Halim Muslih memberikan apresiasi kepada FPB karena memperingati HPN dengan kegiatan positif untuk membantu masyarakat yang menghadapai masalah kesejahteraan sosial. Langkah ini dapat ditiru kelompok masyarakat lain. 

"Masalah kesejahteraan sosial tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah," tegas Bupati Bantul Abdul Halim Muslih. 

Tukijem mewakili pihak keluarga mengucapkan terima kasih atas perhatian semua pihak terhadap dua keponakannya sehingga masih dapat melanjutkan sekolah. Untuk memenuhi kebutuhan harian dua keponakannya, Tukijem mengandalkan hasil dari usaha warung kelontong peninggalan adiknya. 

Ketua FPB Santoso Suparman mengaku, kegiatan dalam rangka peringatan HPN disesuaikan dengan kondisi masyarakat. Tahun lalu berupa pemberian bantuan Alat Pelindung Diri (APD) kepada satgas Covid-19 tingkat Kalurahan, menyusul penangangan masalah kesehatan masih menjadi prioritas. 

Advertisement

Sedangkan tahun ini prioritas ditujukan untuk menyelamatkan pendidikan anak yatim piatu yang orangtuanya meninggal dunia akibat Covid-19. Berdasarkan data FPB terdapat 9 anak yatim piatu yang akan menerima bantuan melalui seleksi berdasarkan kriteria masih sekolah dan berasal dari keluarga tidak mampu. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

T
PenulisTotok Hidayat Penulis TIMES Indonesia.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia