Advertisement
Indonesia Positif

Sekda Banjarnegara Lakukan Visitasi Pembelajaran Tatap Muka Terbatas

Guna memantau dan mengantisipasi penularan Covid -19 di dunia pendidikan, Senin (14/2/2022) Sekda Banjarnegara Drs Indarto MSi melakukan visitasi pembelajaran tatap muka ...

TIMES Indonesia,
Sekda Banjarnegara Lakukan Visitasi Pembelajaran Tatap Muka Terbatas
Sekda Banjarnegara, Dra Indarto MSi saat melakukan visitasi di SMP Negeri 2 Banjarnegara. (FOTO: Joko Catur S, MPd for TIMES Indonesia)
A-AA+

Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia

Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.

BANJARNEGARA Guna memantau dan mengantisipasi penularan Covid -19 di dunia pendidikan, Senin (14/2/2022) Sekda Banjarnegara Drs Indarto MSi melakukan visitasi pembelajaran tatap muka terbatas ke berbagai sekolah.

Hari ini visitasi dilakukan di SD Negeri 1 Piasa Wetan, SMP Negeri 1 Purworejo Klampok, SMP Negeri 1 Bawang, SD Negeri 1 Krandegan, SD Negeri 4 Krandegan, SMP Negeri 2 Banjarnegara (Esphero), dan SMP Negeri 1 Sigaluh.

Advertisement

Sekda Banjarnegara Drs Indarto, MSi menyampaikan, bahwa masyarakat Banjarnegara harus tetap menerapkan protokol kesehatan dengan ketat dan disiplin agar terhindar dari penularan virus Covid –19.

Sekda Banjarnegara 2

"Apalagi sekarang sudah ada varian terbaru yaitu Omicron. khusus para pelajar dan guru wajib sebagai pelopornya," katanya saat visitasi di SMP Negeri 2 Banjarnegara.

Sedangkan Plt Kepala Dindikpora Drs Agung Yusianto MSi mengaku merasa puas dengan penerapan protokol kesehatan di SMP Negeri 2 Banjarnegara.

Agung juga mengaku bangga dengan fasilitas sekolah yang lengkap. "Baru pertama di Banjarnegara, sebuah sekolah memiliki lapangan bola voli pantai dan lintasan sepatu roda," katanya.

Advertisement

Terkait tentang kegiatan PTM terbatas Sekda mengatakan, “PTM terbatas ini merupakan sebuah kebijakan pemerintah dalam menyesuaikan dengan kondisi saat ini yaitu pandemi Covid–19 khususnya varian Omicron. Karena yang terpapar trennya naik, sehingga proses pembelajaran kita sesuaikan," jelas Agung.

Untuk SMP yang siswanya di atas 150 misalkan, kata Agung, kita lakukan PTM 50%, termasuk di Esphero ini.

Drs. Bambang Budi Setiyono, M.Pd. selaku Kabid SMP menambahkan bahwa PTM ini dilaksanakan sesuai dengan SKB 4 Menteri.

“Banjarnegara memang sudah bisa melaksanakan PTM 100%. Terkait dengan kebijakan yang baru yaitu 50%, karena ada fenomena Omicron sedikit naik, maka untuk antisipasi agar tidak meluas, sementara PTM terbatas dijalankan 50% dahulu," katanya.

Terkait penerapan pembelajaran tatap muka terbatas, Kepala SMP Negeri 2 Banjarnegara Joko Catur S MPd mengaku selalu menekankan kepada seluruh warga sekolah untuk tetap waspada dan selalu menerapkan protokol kesehatan dengan ketat. (*)

Pewarta: Muchlas Hamidi

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Muchlas Hamidi
PenulisMuchlas HamidiBergabung dengan TIMES Indonesia sejah tahun 2020 Liputan : Sosial, Budaya, dan isu atau kejadian di daerah.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia