Advertisement
Indonesia Positif

Bansos Disalurkan Lewat PT Pos, Ini Pesan Bupati Mojokerto

Bantuan sosial (bansos) kini disalurkan melalui PT Pos Indonesia, tidak terkecuali di Kabupaten Mojokerto. Bupati Mojokerto, Ikfina Fahmawati memantau penyaluran bantuan ...

TIMES Indonesia,
Bansos Disalurkan Lewat PT Pos, Ini Pesan Bupati Mojokerto
Bupati Mojokerto, Ikfina Fahmawati saat membagikan BPNT Tunai kepada masyarakat di Desa Terusan, Kecamatan Gedeg, Kabupaten Mojokerto, Kamis (24/2/2022) (FOTO: Dok. Pemkab Mojokerto for TIMES Indonesia)
A-AA+

Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia

Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.

MOJOKERTO Bantuan sosial (bansos) kini disalurkan melalui PT Pos Indonesia, tidak terkecuali di Kabupaten Mojokerto. Bupati Mojokerto, Ikfina Fahmawati memantau penyaluran bantuan sosial pangan non tunai di Balai Desa Terusan, Kecamatan Gedeg, Kabupaten Mojokerto, Kamis (24/2/2022).

Sebanyak 348 Kelompok Penerima Manfaat (KPM) mendapatkan BPNT sebesar Rp200 ribu.

Advertisement

Mengutip Perpres No. 63 tahun 2017 tentang Penyaluran Bantuan Sosial Secara Non Tunai. Penerima tidak harus menerima dalam bentuk barang. Penerapan Perpres ini membolehkan KPM menerima uang tunai.

"Bantuan pangan non tunai seperti beras, telur tidak lagi langsung diberikan dalam bentuk bahan pangan, tapi diganti uang. Nilai nya tetap sama," ungkap Ikfina Fahmawati.

Ikfina-Fahmawati-2.jpg

Pemberian bantuan dalam bentuk uang tunai ini tentu akan diawasi dan tidak boleh sampai ada penyalahgunaan. Uang tunai ini hanya untuk membeli bahan pangan di pedagang bahan pangan atau e-warong yang bekerjasama dengan bank.

"Minta tolong, Uang yang diterima tidak boleh dibelikan selain bahan pangan pokok. Nantinya, jika ada pemeriksaan, nota pembelian bahan pangan juga jangan sampai hilang dan disimpan. Karena ini bantuan dari pusat, nanti bila ada petugas ngecek, jika tanpa ada nota dan tidak bisa menunjukkan, nanti kami para OPD tidak bisa lagi mempertahankan penerima bantuan. Jadi untuk itu disimpan dengan baik," tambahnya.

Advertisement

Bupati Mojokerto juga berharap bagi para KPM agar turut serta melakukan vaksinasi sesuai anjuran pemerintah. Hal ini agar segera tercapai herd immunity atau kekebalan kelompok bagi masyarakat yang renta terhadap penularan virus Covid-19.

"Untuk menjamin kekebalan dari Covid-19, ini saya lihat masih banyak masyarakat yang belum vaksin, padahal sudah jalan vaksin yang ketiga. Jadi, semua yang menerima bantuan disyaratkan sudah vaksin. Agar semua punya kekebalan. Kita semua harus gotong royong supaya tetap sehat," pungkas Bupati Mojokerto. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia