Advertisement
Indonesia Positif

Bangun Infratsruktur Kelistrikan di Huntara Erupsi Semeru, PLN Gelontorkan 5,09 Miliar

Pasca erupsi Gunung Semeru pada (4/12) lalu, PLN tengah melakukan pembangunan infrastruktur kelistrikan di Hunian Sementara (Huntara) di Desa Sumbermujur Kecamatan Candip ...

TIMES Indonesia,
Bangun Infratsruktur Kelistrikan di Huntara Erupsi Semeru, PLN Gelontorkan 5,09 Miliar
Pemasangan listrik untuk Huntara Semeru. (foto: Humas PLN)
A-AA+

Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia

Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.

SURABAYA Pasca erupsi Gunung Semeru pada (4/12) lalu, PLN tengah melakukan pembangunan infrastruktur kelistrikan di Hunian Sementara (Huntara) di Desa Sumbermujur Kecamatan Candipuro. Senilai 4,8 Milyar Rupiah telah digelontorkan untuk pembangunan jaringan listrik, sementara 276,87 juta untuk sambungan listrik ke 250 rumah pelanggan.

General Manager PLN UID Jawa Timur, Lasiran memaparkan progres pembangunan jaringan kelistrikan untuk menyuplai 2.000 pelanggan di lokasi Huntara korban pasca erupsi gunung Semeru.

Advertisement

"Kami terus berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Lumajang terkait pembangunan jaringan kelistrikan agar nantinya saat hunian sementara di lokasi yang baru telah selesai digarap, sambungan listrik juga dapat segera dialirkan. Saat ini telah selesai pengerjaan pembangunan jaringan tahap 1 yaitu sepanjang 2,048 kMs dan telah tersambung ke 250 huntara," papar Lasiran Senin (18/4/2022).

Huntara-Erupsi-Semeru-2.jpg

Pembangunan total jaringan listrik ini disuplai oleh penyulang Pronojiwo yang membutuhkan penambahan 79 tiang Tegangan Menengah (TM), 133 tiang Tegangan Rendah (TR), 3.158 kMs jaringan SUTM, 6,447 kMs jaringan SUTR, 7 unit gardu distribusi untuk menyuplai sebanyak 2.000 huntara.

Selain itu, PLN pun menawarkan kepada Pemerintah Kabupaten Lumajang untuk menggunakan material Fly Ash dan Bottom Ash (FABA) sebagai material pendukung pembangunan infrastruktur Huntara untuk relokasi pengungsi korban erupsi gunung Semeru. Material ini kemudian bisa diolah menjadi campuran pendukung produk bata ringan, batako, paving, beton jalan, beton konstruksi, spesi/luluhan untuk lantai rabatan dan pondasi huntara oleh pihak Pemerintah Kabupaten Lumajang jika dirasa dibutuhkan. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

S
PenulisShinta Miranda Sari (MG-242)Penulis di TIMES Indonesia yang bergabung sejak 2023. Meliput berbagai topik, antara lain politik, hukum, kriminal, ekonomi, gaya hidup, teknologi, budaya, pemerintahan, serta isu-isu nasional.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia