Advertisement
Indonesia Positif

Pendistribusian Rastra Telat, Ini Alasan Dinsos Kota Banjar

Terlambatnya penyaluran bantuan beras sejahtera (rastra) bagi keluarga kurang mampu sejak Januari lalu mengundang tanya masyarakat khususnya para penerima manfaat. ...

TIMES Indonesia,
Pendistribusian Rastra Telat, Ini Alasan Dinsos Kota Banjar
Kepala Dinsos Kota Banjar Hani Supartini saat menjabarkan alasan kenapa penyaluran bantuan beras sejahtera alami keterlambatan (foto: Susi/TIMES Indonesia)
A-AA+

Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia

Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.

BANJAR Terlambatnya penyaluran bantuan beras sejahtera (rastra) bagi keluarga kurang mampu sejak Januari lalu mengundang tanya masyarakat khususnya para penerima manfaat. Pasalnya, bantuan beras yang biasa diterima sebanyak 5 Kg/KK sampai bulan ini belum kunjung diterima.

Kepala Dinas Sosial P3A Kota Banjar, Suryamah, saat ditemui di ruang kerjanya meminta masyarakat untuk bersabar karena proses penyaluran rastra kini sedang dalam tahap penandatanganan kontrak lelang.

Advertisement

 "Baru tahun ini bantuan program beras sebesar Rp3,49 miliar lebih itu dilaksanakan melalui kontrak pihak ketiga," jelasnya, Rabu (11/5/2022).

Penyebab keterlambatan pendistribusian bantuan beras tersebut, lanjut Suryamah, karena tahun ini ada perubahan SOP pendistribusian melalui proses lelang dimana pihaknya telah melaksanakan tiga kali lelang sehingga membutuhkan waktu yang lumayan lama.

 "Kami memohon maaf kepada para penerima bantuan karena terjadi keterlambatan penyaluran," ucapnya.

Kepala Bidang Pemberdayaan Sosial dan Penanganan Fakir Miskin pada Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Kota Banjar, Hani Supartini turut membenarkan apa yang disampaikan Kepala Dinas.

"Saat ini kontrak lelang sudah selesai, rencananya penyaluran dilaksanakan pada hari Selasa pekan depan melalui Desa," ungkapnya.

Advertisement

Menurutnya, kendala keterlambatan tahun ini karena saat lelang pertama tidak ada pihak ketiga yang mendaftar sehingga dilakukan lelang ulang. 

"Pada lelang kedua juga cuma satu peserta lelang dan itu pun tidak memenuhi kualifikasi. Nah baru pada lelang ketiga ada yang memenuhi kualifikasi dan sudah ditetapkan sebagai pemenangnya," terangnya.

Hani menargetkan keterlambatan penyaluran Januari hingga April bisa selesai pada bulan Mei ini dengan cara mendistribusikan bantuan perbulan.

"Jadi tidak dirapelkan, ya. Pendistribusiannya akan dilakukan per bulan," sebutnya.

Nantinya, bantuan sejak bulan Januari ini akan mulai disalurkan pada Minggu pertama kemudian Minggu selanjutnya pada Mei ini untuk bantuan bulan Februari. "Maksimal 10 hari jeda untuk penyaluran setiap bulan yang terlambat kemarin," imbuhnya.

Atas keterlambatan pendistribusian bantuan rastra ini, Hani menyampaikan permintaan maafnya kepada masyarakat Kota Banjar. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia