Advertisement
Indonesia Positif

Yon Bekang 2/Kostrad Modifikasi Kendaraan Angkut Menjadi Kendaraan Randurlap

MALANG-Batalyon Perbekalan Angkutan 2/Mawwat Wastwan Jaya atau (Yon Bekang 2/Kostrad) memiliki inovasi kendaraan dapur lapangan (randurlap) untuk menunjang kinerja TNI un ...

TIMES Indonesia,
Yon Bekang 2/Kostrad Modifikasi Kendaraan Angkut Menjadi Kendaraan Randurlap
Komandan Yon Bekang 2/MWJ/2 Kostrad Letkol Cba Firmanuddin Lilawangsa saat memberikan keterangan terkait alih fungsi kendaraan yang dimiliki Yon Bekang 2/Kostrad. (Foto: Adhitya Hendra/TIMES Indonesia)
A-AA+

Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia

Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.

MALANG Batalyon Perbekalan Angkutan 2/Mawwat Wastwan Jaya atau (Yon Bekang 2/Kostrad) memiliki inovasi kendaraan dapur lapangan (randurlap) untuk menunjang kinerja TNI untuk menjalankan fungsi pengamanan dan pertahanan negara.

Inovasi tersebut diinisiasi oleh Komandan Batalyon Bekang 2/MWJ/2 Kostrad Letkol Cba Firmanuddin Lilawangsa, untuk mengubah kendaraan pengangkut menjadi randurlap.

Advertisement

Randurlap ini diharapkan selain berfungsi untuk memberikan logistik dapur di lapangan bagi para prajurit, juga digunakan untuk memenuhi kebutuhan sosial bagi masyarakat yang terdampak atau terkena bencana alam.

Komandan Yon Bekang 2/MWJ/2 Kostrad Letkol Cba Firmanuddin Lilawangsa mengatakan, pengalih fungsi kendaraan angkutan menjadi kendaraan randurlap berupa truk yang diproduksi oleh Daimler-Benz.

"Pengalihan fungsi kendaraan ini sudah kami laporkan ke Pangkostrad, kita menggunakan kendaraan yang sudah tua, kita gunakan kendaraan truk 4X4 Mercedes-Benz NG A 1017 buatan tahun 1985," ucapnya, saat ditemui, Selasa 17 Mei 2022.

Pria yang akrab disapa Firman ini menjelaskan, ide pengalihan kendaraan tersebut muncul saat bertugas di Papua, yang mana dalam setiap penyaluran makanan untuk personel militer memerlukan waktu dan tenaga.

Yon-Bekang-3.jpg

"Berawal dari pengalaman, maka saya berinisiatif untuk memodifikasi kendaraan yang ada menjadi  kendaraan dapur lapangan (randurlap) yang dapat mobile disemua nedan," jelasnya.

Menurut Firman, randurlap ini dapat memasak dan menyajikan makanan sebanyak 250 porsi dengan durasi memasak hingga penyajian selama 2-3 jam.

"Kendaraan randurlap ini terdapat fasilitas layaknya dapur pada umumnya, peralatan masak yang tersedia di randurlap cukup lengkap, seperti freezer (Lemari es), bahkan genset untuk memenuhi kebutuhan listrik alat masak," tegasnya.

Lebih lanjut Firman menegasikan, randurlap seperti ini, sebenarnya di Indonesia sudah ada untuk beberapa kesatuan baik TNI AD, maupun Polri.

"Kebetulan kami belum mendapatkan randurlap, makanya saya melakukan modifikasi truk yang sudah tua ini, tapi ruandurlap ini masih prima, bisa melaju hingga kecepatan 100 Km/jam," pungkasnya.

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Adhitya Hendra
PenulisAdhitya HendraSarjana Ilmu Komunikasi UPN "VETERAN" Jawa Timur. Bergabung ke TIMES Indonesia sejak 2017. Sebagai jurnalis foto (fotografer) dan penulis berita untuk TIMES Indonesia, aktif meliput isu lingkungan, ekonomi, sosial, politik dan peristiwa penting lainnya, serta dikenal sebagai pencerita visual yang menggunakan fotografi sebagai alat komunikasi. 
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia