Lulusan Polbangtan Malang Diserap Perusahaan Kesehatan Hewan
Lulusan Polbangtan Malang diserap perusahaan PT Medion Farma. ... ...

Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia
Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.
MALANG – Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Politeknik Pembangunan Pertanian Malang (Polbangtan Malang) terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) pertanian, khususnya generasi milenial. Upaya tersebut berimbas positif. Sebab, lulusan pendidikan vokasi dari Kementan itu menjadi incaran Dunia Usaha Dunia Industri (DuDi), salah satunya PT Medion Farma Bandung.
PT Medion Farma merupakan perusahaan kesehatan hewan yang berfokus pada dunia peternakan. Perusahaan ini memproduksi berbagai macam obat-obatan serta peralatan berkualitas tinggi untuk praktik pertanian. Rangkaian produk tersebut didukung dengan layanan laboratorium yang diperuntukkan bagi para peternak.
Polbangtan Malang bersama dengan PT Medion Farma melaksanakan rekrutmen calon karyawan yang dilaksanakan di Ruang Diorama Polbangtan Malang, Selasa (9/8/2022).

Menteri Pertanian (Mentan), Syahrul Yasin Limpo (SYL), menyakini kaum milenial yang inovatif dan memiliki gagasan yang kreatif mampu mengawal pembangunan pertanian yang maju, mandiri, modern.
“Pemerintah Indonesia terus mendorong peran penting sektor pertanian dalam menciptakan lapangan kerja di pedesaan, meningkatkan pendapatan keluarga petani, serta memastikan ketahanan pangan nasional. Regenerasi petani merupakan harga mati yang harus segera kita realisasikan bersama,” ujar Mentan SYL.
Mentan mengatakan, mahasiswa sebagai agen perubahan dalam berbagai aspek dan lini bangsa harus mampu beradaptasi dengan cepat. Termasuk, mahasiswa Polbangtan dalam mengelola produksi pertanian yang lebih maju dan modern.
Menurutnya, pendidikan vokasi punya peran penting hasilkan petani milenial yang berjiwa entrepreneur.
“Melalui pendidikan vokasi kita menghubungkan dengan industri-industri agar lulusannya sesuai dengan kebutuhan, dan siap untuk hal-hal yang baru,” tambahnya.
Hal serupa disampaikan Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Kementan, Dedi Nursyamsi. “Tujuan pendidikan vokasi pertanian adalah menciptakan job creator dan job seeker yang andal, maju, mandiri dan modern,” kata Dedi.
Direktur Polbangtan Malang, Setya Budhi Udrayana menyampaikan harapannya alumni dari Polbagtan Malang agar bisa bergabung dengan PT Medion Farma.
“Kalian tidak hanya menyandang gelar sarjana terapan pertanian ataupun peternakan, tapi dibalik itu memiliki tanggungjawab yang besar dengan keilmuan yang sudah kalian dapatkan," ujar Uud, sapaannya.

Seiring perkembangan bisnis, PT Medion memerlukan calon pekerja yang profesional dan kompeten di bidangnya. Salah satu yang dipilih adalah lulusan dari Polbangtan Malang. “Polbangtan merupakan sekolah yang Kami yakini dapat menjadi partner dalam pemenuhan sumber daya di perusahaan Kami,” ujar perwakilan PT Medion Farma, Derys Christian Rexivio.
Dia menuturkan proses yang dilalui hari ini melalui beberapa tahap, termasuk psikotes untuk 87 alumni Polbangtan Malang. Dia berharap para peserta dapat mengerjakan tes dengan baik sehingga dapat melalui dua tahapan wawancara lagi untuk bergabung dengan PT Medion.
"Hal yang penting adalah kebulatan tekad dari para peserta untuk dapat menunjukkan integritasnya terhadap perusahaan, seperti harus siap ditempatkan di lokasi perusahaan di mana saja,” ujar Derys dalam kegiatan rekrutmen bagi alumni Polbangtan Malang. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.


