Advertisement
Indonesia Positif

Empat Mahasiswa Bertarung dalam Kompetisi Skripsi Terbaik Fakultas Syariah UIN KHAS Jember, Berikut Namanya

Sejumlah mahasiswa bdari Fakultas Syariah UIN KHAS Jember mengikuti Kompetisi Skripsi Terbaik Periode IV Tahun 2022. ... ...

TIMES Indonesia,
Empat Mahasiswa Bertarung dalam Kompetisi Skripsi Terbaik Fakultas Syariah UIN KHAS Jember, Berikut Namanya
Ilustrasi Kompetisi Skripsi Terbaik Periode IV Tahun 2022 Fakultas Syariah UIN KHAS Jember digelar. (Foto: Freepik/drobotdean)
A-AA+

Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia

Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.

JEMBER Sejumlah mahasiswa bdari Fakultas Syariah UIN KHAS Jember mengikuti Kompetisi Skripsi Terbaik Periode IV Tahun 2022.

Mahasiswa yang menjadi peserta di dalam kompetisi tersebut berasal dari berbagai program studi (prodi) yang ada di fakultas syariah yakni Hukum Keluarga (HK), Hukum Ekonomi Syariah (HES), Hukum Pidana Islam (HPI), dan Hukum Tata Negara (HTN).

Advertisement

Dan berikut daftar nama mahasiswa yang menjadi peserta dan judul skripsi yang dilombakan:

1) Muhammad Iqbal Fasya mewakili Prodi HK dengan Judul Skripsi “Fatwa MUI No.23 tahun 2020 Tentang Pemnafaatan Harta Zakat, Infaq dan Shodaqoh untuk Penanggulangan Wabah Covid-19 dan Dampaknya Terhadap Ketahanan Keluarga (Studi Kasus BAZNAS Kabupaten Jember)”

2) Ali Akbar Ammar Ar-Rozi mewakili Prodi HES dengan Judul Skripsi, “Analisis Konsep Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) Di Indonesia Perspektif Teori Keadilan John Rawls”

3) Wanda Khofifah mewakili Prodi HPI dengan judul skripsi “Pembuktian Tindak Pidana Pembunuhan dengan Sidik Jari Perspektif Hukum Islam dan Hukum Acara Pidana”

4) Nur Ghifar Alfarisi Putra Mandar mewakili Prodi HTN dengan judul skripsi “Implementasi Peraturan Daerah Nomor 7 Tahun 2012 Dalam Penanggulangan Bencana di Kabupaten Jember”

Advertisement

Dekan Fakultas Syariah UIN KHAS Jember, Prof. Dr. M. Noor Harisudin, M.Fil.I, mengatakan, Kompetisi Skripsi Terbaik tersebut telah dua tahun dilaksanakan. Saat ini, kompetisi serupa juga diselenggarakan di fakultas lain.

Kompetisi-Skripsi-2.jpg
Foto dan nama mahasiswa peserta Kompetisi Skripsi Terbaik Periode IV Tahun 2022 Fakultas Syariah UIN KHAS Jember.

“Kita tidak boleh berhenti berinovasi, karena kita terus akan berkompetisi dengan kampus lain. Kompetisi Skripsi Terbaik adalah salah satu program inovatif Fakultas Syariah yang terus kami kembangkan dan evaluasi,” ungkap Dekan yang juga Sekretaris Forum Dekan Fakultas Syariah dan Hukum PTKIN se-Indonesia.

Lebih lanjur, Prof. Haris menyebut program inovasi yang akan diluncurkan oleh Fakultas Syariah dalam waktu dekat, yaitu Sharia Writing Day. 

“Sharia Writing Day adalah hari dimana semua civitas akademika bersama-sama menulis. Kami tetapkan hari Kamis. Kami buat menulis menjadi budaya dosen dan mahasiswa di Fakultas Syariah," tegas Guru Besar yang juga Ketua PP Asosiasi Pengajar Hukum Tata Negara dan Hukum Administrasi Negara itu.

Acara yang dimoderatori oleh Dr. H. Ahmad Junaidi S.Pd, M.Ag. (Koordinator program studi Hukum Ekonomi Syariah), tersebut mengundang Dra. Sofkhatin Khumaidah, M.Ed., Ph.D. (Koordinator Program Studi S3 Studi Islam UIN KHAS Jember) dan Dr. Zainal Abidin, S.Pd.I., M.S.I. (Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat UIN KHAS Jember) sebagai reviewer.

Para reviewer melakukan pengujian terhadap metodologi skripsi, penguasaan materi, dan pertanggungjawaban skripsi. 

Reviewer pertama, Sofkhatin mengungkapkan vitalitas kesinambungan antara judul skripsi dengan pembahasan yang oleh beberapa peserta masih belum diperlihatkan.  

“Jadikan referensi sebagai alat dalam mengembangkan pembahasan, jangan hanya kemudian di copy-paste saja. Di bagian akhir pembahasan dapat diberikan satu paragraf kesimpulan yang mempertegas adanya perbedaan skripsi dengan penelitian lain,” tutur Koprodi S3 Studi Islam yang terkenal fokus dalam dunia riset. Sofkhatin sendiri adalah lulusan S2 dan S3 Australia.

Pada kesempatan yang sama, Zainal Abidin menyatakan Kajian teoritis dalam penelitian tidak hanya berbicara mengenai lokalitas saja, melainkan harus menyesuaikan dengan tujuan sebagai pisau analisis.

“Pembahasan merupakan tafsiran dari peneliti, sementara peyajian data ialah menampilkan hasil olah data agar mudah dipahami. Mahasiswa harus memahami perbedaan antara keduanya,” pungkas Ketua LP2M UIN KHAS Jember. 

Kompetisi Skripsi Terbaik tersebut diikuti dengan antusias tinggi oleh kalangan dosen dan mahasiswa yang berasal dari internal Fakultas Syariah dan umum. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Dody Bayu Prasetyo
PenulisDody Bayu PrasetyoSarjana Hubungan Internasional Universitas Jember (2013). Bergabung di TIMES Indonesia sejak 2018. Meliput berbagai topik, termasuk politik, hukum, sains, seni, budaya dan isu internasional.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia