Tembok Lapangan Panahan Roboh, Disbudparpora Ponorogo Minta Perpani Hentikan Latihan
Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kabupaten Ponorogo (Disbudparpora Ponorogo) minta Persatuan Panahan Indonesia (Perpani) menghentikan sementara latihan mem ...

Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia
Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.
PONOROGO – Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kabupaten Ponorogo (Disbudparpora Ponorogo) minta Persatuan Panahan Indonesia (Perpani) menghentikan sementara latihan memanah di lapangan panahan Jalan Anggrek Bangunsari Ponorogo.
Langkah itu dilakukan menyusul tembok lapangan sebagian roboh dan sebagian lainnya sudah doyong sehingga mengancam keselamatan.
Suwanto, Kabid Pemuda dan Olahraga Disbudparpora Ponorogo, Rabu (31/8/2022) mengatakan, permohonan itu masih melalui WA langsung kepada ketua Perpani, belum ditindak lanjuti secara resmi. "Tapi kami yakin, akan diperhatikan Perpani demi kenyamanan para atletnya saat melakukan latihan," kata Suwanto.
Untuk sementara latihan diarahkan ke rumah ketua Perpani dulu sambil menunggu adanya perbaikan dari pihak terkait. Suwanto pun menyadari jika latihan panahan penting menjelang Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) yang akan diselenggarakan bulan November nanti.
Dijelaskan jika dirinya mengetahui ambrolnya tembok lapangan panahan Jumat, 26 Juli lalu, dimana ada 17 meter yang ambruk. Tidak diketahui pasti penyebab ambrolnya tembok tersebut. Yang bahaya jika tembok tersebut bolong dan dipakai untuk latihan khawatir jika anak panah yang tidak tepat sasaran mengenai orang yang kebetulan melintas.
"Sebenarnya tembok yang roboh berada pada sisi selatan yang jarang ada orang yang tidak berkepentingan di sekitar lokasi. Namun bisa jadi ada pencari rumput sehingga tetap berbahaya jika yang doyong akhirnya menyusul roboh," jelas Kabid Pemuda dan Olahraga Disbudparpora Ponorogo ini. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.


