Advertisement
Indonesia Positif

Ponpes Santi Asromo Majalengka Terima Program Santripreneur

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) memberikan bantuan program, berupa alat dan pelatihan untuk sejumlah pesantren yang memenuhi kriteria memiliki usaha berkelanjutan. ...

TIMES Indonesia,
Ponpes Santi Asromo Majalengka Terima Program Santripreneur
Kementrian Perindustrian (Kemenperin) secara simbolis memberikan bantuan program berupa alat dan pelatihan kepada Ponpes Asromo Majalengka. (FOTO: Diskominfo Majalengka for TIMES Indonesia)
A-AA+

Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia

Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.

MAJALENGKA Kementerian Perindustrian (Kemenperin) memberikan bantuan program, berupa alat dan pelatihan untuk sejumlah pesantren yang memenuhi kriteria memiliki usaha berkelanjutan. Salah satunya, di wilayah Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, Ponpes Santi Asromo menerima bantuan program Santripreneur ini.

‎Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan, sejak 2013, Kementerian Perindustrian Republik Indonesia telah membina puluhan ribu santri ‎menciptakan wirausaha industri yang berkontribusi bagi perekonomian nasional. 

Advertisement

"Pondok pesantren telah banyak memberikan efek positif meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional,” ucapnya, saat memberikan sambutan via virtul zoom yang disaksikan pimpinan dan santri ponpes Santi Asromo Desa Pasirayu Kecamatan Sindang Kabupaten Majalengka, Kamis (1/9/2022). 

Agus Gumiwang menambahkan, pondok pesantren memiliki potensi besar untuk menumbuhkembangkan ekosistem industri kecil dan menengah (IKM) di tanah air. Saat ini, tercatat 4,4 juta unit usaha IKM  99,7 persen.

Kemenperin-a.jpg

"Dari total unit usaha industri manufaktur, yang berhasil menyerap tenaga kerja sebanyak 10,36 juta orang," ujarnya. 

Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah dan Aneka (Ditjem IKMA) Kemenperin, Reni Yanita
mengungkapkan secara serentak pihaknya memberikan bantuan program Santripreneur untuk
enam pondok pesantren.

Advertisement

Keenam pondok tersebut yaitu Pondok Pesantren (Ponpes) AlMufidah Santi Asromo Kabupaten Majalengka, Ponpes Fauzan Kabupaten Garut, Ponpes
Manbaul Hasanah di Kabupaten Indramayu, Ponpes Abu Manshur di Kabupaten Cirebon, Ponpes Annahla Firdaus di Kabupaten Subang, dan Ponpes Assyyafiiyah di Kabupaten Kendal. 

“Jumlah peserta yang mengikuti kegiatan ini sebanyak 650 orang, tersebar di enam pondok pesantren itu. Salah satunya di Ponpes Santi Asromo Majalengka ini, ” ujarnya. 

Masih di tempat yang sama, Ketua Yayasan KH. Abdul Halim yang menaungi Ponpes Santi Asromo, Ido Nurzaini Azis mengatakan, sejalan dengan visi misi pendiri ponpes Santi Asromo yakni KH. Abdul Halim, pihaknya punya slogan Santri Bener, Pinter dan Parigel. 

"Parigel ini merupakan aspek muamalah, yang pada intinya memupuk para santri agar bisa terampil mandiri, memiliki jiwa enterpeneur. Tidak hanya teori, tapi praktek langsung dan terus berinovasi. Menjadikan santri berindustri di Kabupaten Majalengka sejak dini dan mampu memulihkan ekonomi di lingkungan pesantren," ujarnya. ‎(*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia