Advertisement
Indonesia Positif

Kenduri Nasional 100 Tahun PSHT Sidoarjo Jadi Ajang Silahturahmi dan Tauladan Baik

Gelaran Kenduri Nasioanal dalam rangka 1 Abad Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) digelar Warga PSHT Ranting Gedangan Kabupaten Sidoarjo. ...

TIMES Indonesia,
Kenduri Nasional 100 Tahun PSHT Sidoarjo Jadi Ajang Silahturahmi dan Tauladan Baik
Warga PSHT Sidoarjo saat mengikuti Gelaran Kenduri Nasioanal dalam rangka 1 Abad Persaudaraan Setia Hati Terate ( PSHT ) digelar PSHT Ranting Gedangan Kabupaten Sidoarjo. (Foto: Rudi Mulya/TIMES Indonesia)
A-AA+

Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia

Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.

SIDOARJO Gelaran Kenduri Nasioanal dalam rangka 1 Abad Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) digelar Warga PSHT Ranting Gedangan Kabupaten Sidoarjo.

Kegiatan memperingati 100 tahun berdirinya perguruan pencak silat yang berpusat di Madiun tersebut dilakukan di Lapangan Desa Kragan, Kecamatan Gedangan, Sidoarjo sejak Kamis (1/9/2022) hingga Jumat (2/9/2022) dini hari yang diikuti ratusan warga PSHT di Kabupaten Sidoarjo.

Advertisement

Kapolsek dan Danramil Gedangan serta sejumlah perwakilan Forkopimka Kecamatan Gedangan turut hadir. Tak hanya itu sejumlah pengurus organisasi pencak silat di Sidoarjo seperti IPSI juga menghadiri acara ini.

Ketua Ranting PSHT Gedangan Mas Dasrip mengungkapkan jika kenduri Nasional 1 abad Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) merupakan bentuk syukur dan terimakasih atas ajaran pencak dan kerohanian dari sang pendiri PSHT yakni Eyang Suro Diwiryo.

PSHT-SIdoarjo-a.jpg
Ketua Ranting PSHT Gedangan, Mas Dasrip saat memotong tumpeng dalam gelaran Kenduri Nasional 1 abad Persaudaraan Setia Hati Terate (Foto: Rudi Mulya/TIMES Indonesia)

"Kami juga mendoakan sesepuh sesepuh PSHT yang sudah mengabdikan dirinya untuk kemajuan organisasi pencak silat ini," kata Mas Dasrip kepada TIMES Indonesia, Jumat (2/9/2022).

Dasrip mengungkapkan sejarah berdirinya PSHT adalah menjunjung nilai lilai luhur ajaran yaitu menjadi manusia yang berbudi luhur tahu benar dan salah. Mampu memberi tauladan kebaikan kepada masyarakat sekitar dimanapun warga PSHT berada. 

Advertisement

"Warga PSHT selalu memberi tauladan kebaikan dimasyarakat, itu tujuan sejarah berdirinya PSHT," ungkapnya.

Dasrip menambahkan, dalam kegiatan Kenduri Nasional yang digelar pengurus PSHT Kecamatan Gedangan tersebut juga menampilkan seni pencak silat. Dilanjutkan seni Solospel (gerak silat tangan kosong).

"Kenduri Nasional 1 Abad PSHT ini, adalah sebuah Gerakan Spiritual Nasional yang dilakukan secara serentak oleh Persaudaraan Setia Hati Terate secara nasional maupun pengurus PSHT yang ada di luar negeri. Tujuan kenduri nasional ini sebagai sarana silaturahmi guna meningkatkan rasa persaudaraan dengan dilandasi semangat kebersamaan seluruh keluarga besar PSHT,” imbuhnya.

PSHT-SIdoarjo-b.jpg
Atlet PSHT Sidoarjo saat menunjukkan kemampuanya saat Gelaran Kenduri Nasioanal dalam rangka 1 Abad Persaudaraan Setia Hati Terate ( PSHT ) digelar PSHT Ranting Gedangan Kabupaten Sidoarjo. (Foto: Rudi Mulya/TIMES Indonesia)

Dasrip berharap Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) di Sidoarjo berprestasi ditingkat dikejuaraan pencak silat tingkat Kabupaten, Provinsi maupun tingkat Nasional dan Dunia.

"Atlet PSHT berhasil menjadi juara umum dalam kejuaraan pencak silat internasional yang digelar mulai tanggal 13 sampai 17 Agustus 2022 di Padepokan Pencak Silat Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta kemarin.

Dimana dalam ajang pertandingan pencak silat yang diikuti sebanyak 804 peserta dari berbagai negara, termasuk Belanda, Thailand, dan Malaysia itu, dikemas dalam tajuk Internasional Pencak Silat Indonesia Open Championship 2022, atlet PSHT bisa mengalahkan mereka dan menjadi juara umum. Harapan kami atlet PSHT di Sidoarjo bisa seperti senior- seniornya itu. Tentu dengan tekun berlatih," harapnya. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Rudi Mulya
PenulisRudi MulyaSarjana Ilmu Sosial (S.Sos) Universitas Dr. Soetomo, Surabaya. Bergabung di TIMES Indonesia sejak 2016. Fotografer dan Meliput berbagai topik, termasuk politik, hukum, Pemerintahan, Pendidikan, Seni, Budaya dan Isu Nasional
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia