Advertisement
Indonesia Positif

Diskusi Bedah Buku Sang Pengabdi Ilmu Warnai Banyuwangi Book Fair 2022

Untuk kalian penikmat buku, pengoleksi buku novel, atau yang hanya sekedar iseng-iseng mampir lihat pameran buku. ...

TIMES Indonesia,
Diskusi Bedah Buku Sang Pengabdi Ilmu Warnai Banyuwangi Book Fair 2022
Diskusi bedah buku Sang Pengabdi Ilmu dalam Banyuwangi Book Fair 2022 (FOTO: Anggara Cahya/TIMES Indonesia)
A-AA+

Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia

Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.

BANYUWANGI Untuk kalian penikmat buku, pengoleksi buku novel, atau yang hanya sekedar iseng-iseng mampir lihat pameran buku. Mungkin diskusi bedah buku bersama penulis top Banyuwangi, KH. Hasan Dailami Ahmad: Keteladanan Sang Pengabdi Ilmu" bisa mengubah waktu luangmu menjadi lebih berarti.

Pada hari keduanya Jumat, (7/10/22) Banyuwangi Book Fair 2022, diskusi bedah buku dibawaka oleh Aris Susiyanto penulis buku "KH. Hasan Dailami Ahmad: Keteladanan Sang Pengabdi Ilmu"

Advertisement

Dalam diskusinya buku yang dibedah adalah biografi dari seorang kyai asal Badean, Kecamatan Blimbingsari yaitu KH. Hasan Dailami Ahmad. Penulis tertarik mengangkat sosok KH. Hasan dikarenakan kagum atas perjuanganya dalam mencari ilmu, hingga akhirnya bisa mendirikan sebuah Pondok Pesantren Nurul Huda.

Bazar-Buku.jpg
Bazar Buku di Gedung Juang 1945 Banyuwangi. (FOTO: Anggara Cahya/TIMES Indonesia)

"Saya menulisnya dan mengangkat beliau dalam sebuah tulisan karena tidak ingin perjuangan beliau itu hilang, dan agar membuat motivasi bagi kita bahkan hingga menjadi ketua MUI Banyuwangi," ujar Aris Susiyanto penulis buku tersebut.

Dalam acara diskusi bedah buku tersebut dijelaskan melalui moderator bahwa Aris membuat karya bukunya berawal dari skripsinya yang kemudian melakukan penelitian lebih lanjut untuk dijadikan sebuah buku.

Untuk kalian wajib sekali datang melihat Banyuwangi Book Fair 2022. Dimanjakan oleh ribuan koleksi buku, mulai dari bidang keagamaan, Sosial, Ilmu pengetahuan, Sejarah, buka anak-anak hingga buku lokal tentang Banyuwangi juga komplit mulai dari sisi mistis hingga kebudayaan.

Advertisement

Pameran buku yang berlangsung di Gedung Juang 1945 Banyuwangi ini berlangsung enam hari sejak 6 hingga 15 Oktober 2022.

Mulai pada 09.00 hingga 21.00 WIB, tidak hanya bazar buku, Diskusi bedah buku yang berlangsung setiap harinya pada jam 14.00 WIB yang terbuka untuk umum dibawakan langsung oleh penulis maupun sastrawan Banyuwangi.

Sebagai pembukaan acara diawali penghormatan kepada legenda sastrawan Banyuwangi Armaya dan Hasnan Singodimayan. Serta dihadirkan pula sebagai pembicara Ketua Dewan Kesenian Blambangan Banyuwangi Hasan Basri, Budayawan Abdullah Fauzi, Sastrawan Fatah Yasin Noor, dan Esais Taufiq Wr Hidayat.

Penulis-penulis Banyuwangi juga dihadirkan seperti Samsudin Adlawi, Ayung Notonegoro, Hidayat Aji, Ramawidi, Wiwin Indiarti, Rekanu Hariyono, Elvin Hendratha, Abdul Aziz, Sulistyowati, Aris Susianto, dan yang terakhir Ridskiya Karimatussholiha dengan karya-karya mereka yang akan dibedah nantinya.

Acara yang diselenggarakan sebagai momentum kepulangan Armaya dan Hasnan Sinhodimayan sebagai sastrawan Banyuwangi itu, mendapat apresisi dari Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani.

“Dengan membaca buku, akan meningkatkan wawasan sekaligus kapasitas kita. Jadi, acara book fair ini sangat penting untuk meningkatkan literasi kita,” ujar Ipuk pada Jumat (07/10/2022).

Memang saat ini minat baca pada masyarakat ditingkatkan, tidak hanya wawasan literasi, membuat sebuah karya juga akan sangat ditekankan untuk menerbitkan buku dengan mengangkat budaya ataupun kisah lokal untuk membuat Banyuwangi lebih dikenal lagi oleh masyarakat luas. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Syamsul Arifin
PenulisSyamsul ArifinPenulis di TIMES Indonesia yang bergabung sejak 2016. Meliput berbagai topik, antara lain politik, hukum, kriminal, ekonomi, gaya hidup, teknologi, budaya, pemerintahan, serta isu-isu nasional.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia