Indonesia Positif Tragedi Stadion Kanjuruhan

Sesepuh Aremania, Anto Baret: Musuh Suporter Gas Air Mata, Usut Tuntas!

Sabtu, 08 Oktober 2022 - 21:53 | 62.46k
Sesepuh Aremania, Anto Baret. (Foto: Tria Adha/TIMES Indonesia)
Sesepuh Aremania, Anto Baret. (Foto: Tria Adha/TIMES Indonesia)
FOKUS

Tragedi Stadion Kanjuruhan

Kecil Besar

TIMESINDONESIA, MALANGSesepuh Aremania, yakni Anto Baret menyuarakan secara lantang untuk mengawal usut tuntas tragedi Stadion Kanjuruhan Malang. Tragedi tersebut telah menewaskan ratusan Aremania usai laga Arema FC vs Persebaya Surabaya, Sabtu (1/10/2022) lalu.

Anto Baret mengatakan, saat ini suporter Indonesia mulai sadar bahwa sebenarnya lawan suporter bukanlah suporter, melainkan gas air mata.

Advertisement

"Suporter kini mulai sadar, lawan mereka bukan sesama suporter tapi adalah gas air mata," ujar Anto Baret saat konferensi pers di kediamannya, Sabtu (8/10/2022).

Diketahui, tembakan gas air mata menjadi salah satu faktor penyebab tewasnya ratusan suporter Aremania dalam tragedi Satdion Kanjuruhan Malang.

Sebelumya, Kapolri Jenderal Listyo Sigit telah mengumumkan dua tersangka yang menjadi dalang dalam memerintahkan penembakan gas air mata kepada suporter, yakni Kabag Ops Polres Malang, Kompol Wahyu Setyo Pranoto dan Danki Brimob Polda Jatim, AKP Has Darman.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit juga menyebutkan bahwa ada 11 kali tembakan gas air mata. Diantaranya, 7 tembakan ke tribun selatan, 1 tembakan ke tribun utara dan 3 tembakan mengarah ke lapangan Stadion Kanjuruhan Malang.

Melihat hal tersebut, Anto berjanji akan mengusut tuntas tragedi Kanjuruhan Malang sampai titik darah penghabisan.

"Jangan sampai ada fakta yang tersembunyi. Sampai titik darah penghabisan akan saya kawal," tegasnya.

Ia juga menuturkan bahwa jika hukum ditegakkan bisa menyembuhkan luka, sidang pun harus berproses secara benar dan transparan.

"Kalau sidang gak ada keadilan, luka akan semakin mengangah. Mudah-mudahan pak Jokowi (Presiden RI) mendengar suara kita," ungkapnya.

Disisi lain, Anto juga berterimakasih kepada seluruh suporter Indonesia yang telah memberikan doa kepada korban tragedi Kanjuruhan Malang.

Menurutnya, tragedi Stadion Kanjuruhan Malang ini telah membuka pintu batik seluruh suporter di Indonesia. Seperti halnya kesepakatan damai antar suporter di Jawa Tengah dan Yogyakarta.

"Kami terus terang sangat berterimakasih kepada suporter yang telah mengirimkan doa. Juga kepada Bonek yang telah mengirimkan doa di Tugu Pahlwan. Terima kasih, sebentar lagi kita akan segera bertemu," pungkas sesepuh Aremania, Anto Baret. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.



Editor : Deasy Mayasari
Publisher : Ahmad Rizki Mubarok

TERBARU

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES