Warga Lapas Banyuwangi Bikin Celengan Jeruji Besi
Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lapas Kelas IIA Banyuwangi, Jawa Timur, kembali menghasilkan produk kreatif. Produk tersebut adalah, Celengan Jeruji Besi dengan berba ...

Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia
Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.
BANYUWANGI – Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lapas Kelas IIA Banyuwangi, Jawa Timur, kembali menghasilkan produk kreatif. Produk tersebut adalah, Celengan Jeruji Besi dengan berbagai karakter unik.
Celengan Jeruji Besi, hasil ketrampilan warga binaan Lapas Banyuwangi tersebut, terbuat dari bahan bekas karton atau koran dengan sentuhan akhir karakter kartun, karakter tokoh-tokoh, atau juga bisa dibuat sesuia dengan permintaan.
"Warga binaan yang ada di Lapas Banyuwangi, memiliki kreativitas tinggi. Dengan bimbingan dan pelatihan, bisa mengolah bahan bekas menjadi bahan yang bernilai," kata Kepala Lapas (Kalapas) Banyuwangi, Wahyu Indarto, A.Md.IP, SH, MM, Minggu (18/12/2022).
Wahyu sapaan akrab Kalapas Banyuwangi menambahkan, WBP terus dilatih untuk mengembangkan ketrampilan dan kreativitas. Hal tersebut, sebagai salah satu langkah pembinaan dan bimbingan sebagai bekal saat selesai menjalani masa tahanan.

"Celengan Jeruji Besi, yang dibuat oleh WBP sudah siap dipasarkan untuk umum," tuturnya.
Lapas Banyuwangi, lanjut Wahyu, terus memberikan pelatihan dan bimbingan untuk bekal para warga binaan saat kembali kepada masyarakat. Dengan ketrampilan yang didapat selama menjalani tananan, bisa dijadikan sebagai sumber kesejahteraan hidup warga binaan.
"Pelatihan ketrampilan terus kami asah, agar nantinya jika selesai menjalani tahanan. Dengan ketrampilan itu, bisa menopang kehidupannya para warga binaan," terangnya.
Wahyu meyakini kreativitas dari para WBP bisa menghasilkan barang kerajinan yang bernilai ekonomis dan berkualitas akan terus muncul.
Lapas Banyuwangi, lanjut Wahyu, terus mendorong warga binaan untuk mengembangkan kreativitas dan keahlian yang dimiliki. Dengan memanfaatkan fasilitas sarana produksi yang ada.

"Pengalaman ini bisa menjadi bekal saat mereka kembali ke tengah masyarakat. Dengan ilmu yang didapat selama ini, bisa diaplikasikan untuk kesejahteraan," ungkapnya.
Pembinaan untuk WBP Lapas Banyuwangi, terus diberikan kepada warga binaan. Program pembinaan ketrampilan yang diikuti dengan menghasilkan produk kreatif, diantaranya celengan anti-mainstream yang terbuat dari koran bekas, miniatur mobil atau miniatur berbagai kendaraan dari bahan limbah kayu, membantik dan masih banyak yang lain.
Semua produk hasil kerajinan tangan para warga binaan nantinya akan dipampang di galeri lapas, selain itu juga akan dititipkan ke beberapa toko oleh-oleh untuk dijual secara umum. Hasil penjualan kerajinan tangan, para warga binaan mendapat premi, pembagian lainnya, akan disetor ke negara sebagai penerimaan negara bukan pajak (PNBP) dan juga hasil penjualan kerajinan tersebut untuk membiayai kegiatan lainnya.
Penasaran ingin mendapatkan Celengan Jeruji Besi, hasil karya warga binaan Lapas Banyuwangi. Silahkan datang langsung ke Galeri Lapas Banyuwangi, yang berada dijalan Letkol Istiqlah Nomor 59, Kecamatan Giri, Kabupaten Banyuwangi. Dan yang terpenting, dengan dibanderol mulai dari harga Rp35 ribu, pastinya tidak akan membuat kantong kebobolan. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

