Advertisement
Indonesia Positif

Melalui Program PKU, PNM Sukses Berdayakan Ratusan Ribu UMKM

PT Permodalan Nasional Madani (PNM) melalui Divisi Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU) berhasil memberdayakan dan memberikan pendampingan kepada para pelaku UMKM di Indone ...

TIMES Indonesia,
Melalui Program PKU, PNM Sukses Berdayakan Ratusan Ribu UMKM
Kepala Divisi Pengembangan Kapasitas Usaha PT PNM, Dicky Fajrian. (FOTO: PNM For TIMES Indonesia)
A-AA+

Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia

Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.

MADIUN PT Permodalan Nasional Madani (PNM) melalui Divisi Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU) berhasil memberdayakan dan memberikan pendampingan kepada para pelaku UMKM di Indonesia.  PNM memberikan pendampingan dan pemberdayaan pelaku UMKM melalui program PKU.

Sepanjang tahun 2022, PNM PKU telah mendampingi UMKM binaannya melalui berbagai pelatihan. Salah satunya program Membina dan Memberdayakan atau Mba Maya. Melalui program itu, para pelaku UMKM diberikan pelatihan dengan berbagai macam tema.

Advertisement

PT-PNM.jpg
Tabel capaian PT PNM sepanjang tahun 2022. (FOTO: PNM For TIMES Indonesia)

"Tema yang diusung seputar literasi keuangan, pentingnya memiliki nomor induk berusaha (NIB), pemasaran di media sosial, registrasi di e-commerce, pengembangan kemasan, dan aplikasi keuangan sederhana," kata Kepala Divisi Pengembangan Kapasitas Usaha PT PNM, Dicky Fajrian, pada Rabu (18/1/2023).

Dicky Fajrin mengatakan, pemberdayaan dan pendampingan pelaku UMKM tidak terlepas dari komitmen pendampingan PNM dalam membangun hubungan emosional dan memberikan pendampingan usaha kepada UMKM. Dimana hal itu sebagai bekal untuk mendapatkan pengetahuan baru yang dapat berdampak kepada kemajuan usaha yang dijalankan oleh nasabah PNM hingga naik kelas.

Sepanjang tahun 2022, tercatat sebanyak 692.275 UMKM binaan PNM telah mengikuti 14.896 program pelatihan pengembangan kapasitas usaha.
"Kegiatan ini bertujuan mendorong para nasabah PNM agar dapat meningkatkan pengetahuan dengan mengikuti pelatihan melalui program PKU," ujarnya.

Dicky Fajrin menjelaskan, dengan mengikuti program-program tersebut, para nasabah banyak menerima manfaat. Manfaat yang didapatkan diantaranya para nasabah dapat memiliki perijinan usaha (NIB), sehingga legalitas usahanya terjamin dan dapat meningkatkan fasilitas pembiayaan dari perbankan, serta berkesempatan mengikuti pengadaan barang atau jasa pemerintah.

Advertisement

"Kemudian nasabah juga didampingi untuk on boarding social media agar bisa memperluas pemasaran usahanya melalui pasar digital atau online dan nasional yang bisa menambah kesejahteraan keluarga sehingga nasabah PNM naik kelas," lanjutnya.

Lebih lanjut, jelas Dicky Fajrin, program ini merupakan salah satu bentuk dari tiga modal PNM dalam mendukung pertumbuhan ultra mikro dan UMKM. PNM memberikan tiga modal yaitu finansial, intelektual dan sosial. Modal finansial diberikan melalui pembiayaan usaha produktif, sedangkan modal intelektual melalui pendampingan antara lain pelatihan, berbagi info dan pengalaman. Sedangkan modal sosial, PNM membangun kepedulian nasabah melalui jejaring usaha dan sinergi bisnis yang mampu membantu percepatan usaha nasabah. Kemudian, pelatihan ini berjalan sesuai dengan protokol kesehatan yang ketat.

“PNM selalu berkomitmen untuk memberikan pemberdayaan melalui pelatihan dan pendampingan kepada para nasabahnya melalui program Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU). Tema pemberdayaan kami di PKU adalah giving our customer a complete set of empowerment, kami berharap melalui program-program PKU dapat membantu seluruh nasabah kami untuk tumbuh dan berkembang sehingga bisa naik kelas dan memiliki kesempatan untuk memiliki kesejahteraan hidup yang lebih baik bagi keluarganya” papar Dicky Fajrian selaku Kepala Divisi Pengembangan Kapasitas Usaha PT PNM.

Sebagai informasi, hingga 31 Desember 2022 PNM telah menyalurkan pembiayaan sebesar Rp 202,4 T kepada Nasabah PNM Mekaar yang berjumlah 13.921.722 juta Nasabah. Saat ini PNM memiliki 3.510 kantor layanan PNM Mekaar dan 705 kantor layanan PNM ULaMM di seluruh Indonesia yang melayani UMKM di 34 Provinsi, 513 Kabupaten/Kota, dan 6.655 Kecamatan. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia