Advertisement
Indonesia Positif

Ada Rusibon Foodcourt di CFD Situbondo, Pasarkan Produk Olahan Warga Binaan Rutan

Terdapat pemandangan unik dalam hari bebas kendaraan atau Car Free Day di Kabupaten Situbondo, Jatim. Ada lapak Rusibon Foodcourt, yang memasarkan kerajinan tangan serta ...

TIMES Indonesia,
Ada Rusibon Foodcourt di CFD Situbondo, Pasarkan Produk Olahan Warga Binaan Rutan
Lapak Rusibon Foodcourt di CFD Kabupaten Situbondo. Lapak ini memasarkan kerajinan tangan dan berbagai jenis makanan olahan produk unggulan warga binaan Rutan Kelas II B Situbondo (Foto: Disnaker Situbondo)
A-AA+

Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia

Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.

SITUBONDO Terdapat pemandangan unik dalam hari bebas kendaraan atau Car Free Day di Kabupaten Situbondo, Jatim. Ada lapak Rusibon Foodcourt, yang memasarkan kerajinan tangan serta berbagai jenis makanan olahan produk unggulan warga binaan Rutan Kelas II B Situbondo.   

Adapun produk unggulan yang dijual di lapak Rusibon Foodcourt antara lain kue brownies alpukat, pie brownies, rainbow cake gulung, brownies bento, dan korean bread/roti boy.

Advertisement

Kepala Rutan Kelas IIB Situbondo, Rudi Kristiawan mengungkapkan, produk unggulan warga binaan itu tidak terbatas kepada olahan makanan, namun juga beberapa bentuk kerajinan.

"Selain aneka kue, produk kerajinan tangan dari rotan sintetis kami juga pasarkan di hari bebas kendaraan bermotor tiap Minggu, di alun-alun. Alhamdulillah banyak diminati masyarakat," kata Rudi.

Rudi menjelaskan, produk unggulan yang dipasarkan merupakan hasil dari program Pelatihan Keterampilan Memasak bagi warga binaan. Program itu hasil kerjasama Rutan Situbondo dengan dinas tenaga kerja kabupaten setempat.

Lapak-Rusibon-Foodcourt-di-CFD-b.jpg

Hasil penjualan makanan olahan itu, kata Rudi, akan dijadikan modal warga binaan Rutan dalam melaksanakan produksi, serta penjualan secara berkelanjutan.

Advertisement

Menurut Rudi, tujuan kegiatan pembinaan kemandirian dan keterampilan ini sebagai bentuk pembinaan bakat dan keterampilan memasak untuk dipersiapkan warga binaannya kembali berperan aktif di lingkungan masyarakat.

"Selain itu bertujuan untuk meningkatkan kemampuan dan keterampilan warga binaan untuk mencari penghidupan yang halal, mempunyai jiwa dagang dan bisnis," katanya.

Rudi menambahkan, dalam kegiatan membuka lapak produk unggulan di CFD turut melibatkan warga binaan aktif di Rutan IIB Situbondo.

Terdapat empat orang warga binaan yang ikut serta menjajakan produk unggulan rutan IIB Situbondo. Mereka sudah memenuhi syarat untuk keluar melalui sidang tim pengamat pemasyarakatan (TPP) dan pengawalan ketat dari seluruh pegawai Rutan Situbondo, dan dibantu dengan pegawai Dinas Tenaga Kerja.

Produk unggulan olahan warga binaan Rutan IIB Situbondo berhasil menarik minat masyarakat dengan berhasil ludesnya sejumlah produk yang dibawakan dan dijual di stand Rusibon Foodcourt dalam momentum Car Free Day Minggu (05/2/23) pagi.

"Dalam kegiatan ini warga binaan kami selain bisa belajar produksi kue, juga belajar cara menjual produk yang sudah mereka produksi kepada masyarakat di acara CFD," ujarnya Kepala Rutan Kelas IIB Situbondo ini (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Dicko W
PenulisDicko WLulusan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) tingkat Muda (2021). Bergabung dengan TIMES Indonesia sejak 2017. Meliput berbagai topik, termasuk politik, hukum, sains, seni dan budaya.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia