Mahasiswa KSM Unisma Malang Bahu Membahu Pembaharuan Kawasan Pesarean Ki Ageng Gribig
11 Mahasiswa yang tergabung dalam program Kandidat Sarjana Mengabdi Tematik (KSM-T) Unisma Malang,

Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia
Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.
MALANG – 11 Mahasiswa yang tergabung dalam program Kandidat Sarjana Mengabdi Tematik (KSM-T) Unisma Malang, melaksanakan program kerja untuk membangun kembali Lorong Nogosari yang berada di kawasan Pesarean Ki Ageng Gribig, Madyopuro, Kota Malang.
Kegiatan tersebut dilakukan oleh kelompok 62, yang diketuai oleh M. Arizal Chamid ini, bersama dengan rekan kerja yang terlibat meliputi Dewangga Argatha Putra Achmad, Muhibbah Wildanil Izzah,Ninda Artha Eka Mefia, Moh. Aidiel Fatra, M. Syarif Hakim Bisri, Syaifuddin Najib, Ahmad Afiq Salwa, Erin Yupita Nur Rohmah, Liaz Sabatina, dan Vernelysa Amelya. Program tersebut dilakukan mulai dari hari Senin (6/2/2023) hingga hari Selasa (14/2/2023).
Lorong Nogosari sendiri merupakan salah satu bagian dari Kawasan Pesarean Ki Ageng Gribig yang membentang dari pintu masuk menuju Pesarean dari Ki Ageng Gribig. Disebut Lorong Nogosari dikarenakan di kanan-kiri bagian Lorong tersebut ditumbuhi tanaman Nogosari yang usianya sudah ratusan tahun.
Berdasarkan informasi yang diberikan oleh Devi, selaku Koordinator dari POKDARWIS (Kelompok Sadar Wisata) Pesarean Ki Ageng Gribig, pohon Nogosari merupakan salah satu tanaman langka, mengingat tumbuhan tersebut sulit tumbuh di tempat lain.
Selain itu, tumbuhan Nogosari ini juga membutuhkan waktu ratusan tahun untuk tumbuh menjadi pohon dan menghasilkan buah, sehingga keberadaan dari Pohon Nogosari di Kawasan Pesarean Ki Ageng Gribig perlu dilestarikan. Karena usianya yang terlampau lama, dan dipercaya memiliki khasiat, keberadaan pohon Nogosari ini juga menjadi salah satu daya tarik pengunjung Ketika berziarah ke Kawasan Pesarean Ki Ageng Gribig ini.
INFORMASI SEPUTAR UNISMA DAPAT MENGUNJUNGI www.unisma.ac.id
Penkonsepan untuk Lorong Nogosari di Kawasan Pesarean Ki Ageng Gribig dilakukan menggunakan aplikasi Microsoft Office Word yang diperjelas dengan Autocut. Penkonsepan ini merupakan pengembangan dari konsep Lorong Nogosari yang sudah tersusun sejauh kurang lebih 20 meter.
Kemudian, dilakukan pembaharuan Kembali dengan pengadaan tanaman hias Amarylis yang ditanam di pot batu yang berada di sekeliling Lorong Nogosari, menggantikan tanaman Coleus yang sebelumnya menghiasi Lorong Nogosari.
Proses penanaman tanaman Amarylis sendiri menggunakan media tanam yang telah dipersiapkan oleh Mahasiswa KSM-T Kelompok 62 dan daerah setempat atas persetujuan dari POKDARWIS Pesarean Ki Ageng Gribig. Untuk tanaman Coleus sendiri ditanam Kembali di sekitar Lorong Nogosari.
Selain pembaharuan Lorong Nogosari, mahasiswa KSM-T Kelompok 62 tersebut juga melakukan pembaharuan pada banner yang telah using di beberapa spot Kawasan Pesarean Ki Ageng Gribig, serta melakukan pembersihan di beberapa spot pesarean di Kawasan Pesarean Ki Ageng Gribig. Pembaharuan banner yang dilakukan oleh Mahasiswa KSM-T Kelompok 62 antara lain banner Pesarean R Soekarso dan Istri selaku Bupati Kepala Tingkat II Surabaya, Pesarean Tafsiruddin (buyut/syayif) selaku leluhur Dusun Gribig, Pesarean Raden Pandji Welasmorokusumo selaku Bupati Malang ke-1, Pesarean Raden Notoadinegoro selaku eyang dari istri Fuad Hasan (Mendikbud era orde baru), dan Pesarean Mbah Ki Ageng Gribig dan Istri.
Pembaharuan banner dilaksanakan di hari Selasa (14/2/2023), dengan peralatan yang telah dipersiapkan oleh Mahasiswa KSM-T kelompok 62. Sedangkan untuk pembersihan di beberapa spot pesarean di Kawasan Pesarean Ki Ageng Gribig dimulai pada hari Senin (6/2/2023)
Dengan dilaksanakannya kegiatan konsep dan pembaharuan kembali Lorong Nogosari di Kawasan Pesarean Ki Ageng Gribig, diharapkan Kawasan tersebut memberikan kesan nyaman dan menjadi daya tarik tersendiri baik bagi pengunjung ataupun peziarah yang datang. (*)
INFORMASI SEPUTAR UNISMA DAPAT MENGUNJUNGI www.unisma.ac.id
*)Pewarta: Mahasiswa KSM Tematik Kelompok 62 Universitas Islam Malang (UNISMA)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

