Advertisement
Indonesia Positif

Kemenkominfo, Bhinneka.com, dan DANA Bagikan Ilmu Bisnis Digital untuk 200-an UMKM

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo), bekerja sama dengan Siberkreasi, platform e-commerce Bhinneka.com, dan penyedia layanan pembayaran dan keuangan dig ...

TIMES Indonesia,
Kemenkominfo, Bhinneka.com, dan DANA Bagikan Ilmu Bisnis Digital untuk 200-an UMKM
Para Pembicara dalam kegiatan pelatihan literasi digital untuk UMKM. (FOTO: dok. Siberkreasi)
A-AA+

Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia

Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.

JAKARTA Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo), bekerja sama dengan Siberkreasi, platform e-commerce Bhinneka.com, dan penyedia layanan pembayaran dan keuangan digital DANA Indonesia, menggelar pelatihan literasi digital ‘Strategi Jitu Bisnis di Era Digital’ bagi lebih dari 200 pelaku usaha. 

Pelatihan ini diikuti oleh 243 peserta yang bertujuan untuk mempertajam kemampuan pelaku usaha untuk memanfaatkan teknologi bagi pertumbuhan bisnis di tengah tantangan ekonomi.

Advertisement

Sesi tersebut adalah bagian dari Program Serba-Serbi Literasi Digital (SEREAL) dimana Kemenkominfo beserta mitra-mitra dari industri teknologi akan mengadakan serangkaian pelatihan dan mentorship sepanjang tahun terkait literasi digital bagi masyarakat umum, termasuk pelaku UMKM. Program SEREAL dihadirkan untuk mendukung program Literasi Digital Nasional.

Direktur Jenderal Aplikasi Informatika (Dirjen Aptika), Kemenkominfo, Semuel Abrijani Pangerapan mengatakan bahwa kerja sama antara pemerintah dan perusahaan teknologi memastikan bahwa pelaku UMKM mendapatkan pengetahuan dan informasi terbaru mengenai tren digital bisnis.

“Saya menyambut baik sinergi antara pemerintah, yang diwakilkan oleh Kemenkominfo, bersama kedua perusahaan teknologi, Bhinneka.com dan DANA Indonesia, untuk mengadakan pelatihan literasi digital bagi pelaku UMKM. Kemenkominfo percaya bahwa digitalisasi UMKM akan membuat industri tersebut, dan juga Indonesia, untuk lebih resilien dalam menghadapi tantangan ekonomi. Maka itu, saya juga mendorong pelaku UMKM untuk menggunakan kesempatan yang disediakan oleh pelatihan bersama Kemenkominfo untuk meningkatkan pemahaman mereka akan berbisnis secara digital,” kata Semuel dalam keterangan persnya yang diterima pada Selasa (21/2/2023).

Pemerintah Indonesia menargetkan untuk meningkatkan literasi digital setidaknya 50 juta orang pada 2024. Literasi digital masyarakat menjadi fondasi bagi Indonesia untuk menghadapi Revolusi Teknologi 4.0.

Kali ini, pelatihan Strategi Jitu Bisnis di Era Digital berfokus pada model dan solusi bisnis digital yang dapat diterapkan oleh pelaku UMKM untuk mengambil kesempatan pasar dan meningkatkan penghasilan.

Advertisement

VP of Operation Bhinneka, Fihri Andika mengatakan bahwa salah satu model bisnis digital yang menjanjikan bagi pelaku UMKM adalah offline-to-online, di mana UMKM memanfaatkan penjualan melalui kanal offline dan juga toko online.

“2023 ini, tren bisnis, offline-to-online sangat mungkin diadopsi oleh pelaku UMKM, dengan membawa toko offline mereka ke online melalui platform e-commerce. Menjalankan bisnis secara offline-to-online akan memungkinkan pelaku UMKM untuk menjangkau konsumen yang lebih luas, bahkan di seluruh Indonesia. From local to national, sehingga penjualan mereka pun akan ikut terdongkrak,” ujar Vensia.

Begitu memiliki toko online, pelaku UMKM akan memerlukan berbagai solusi teknologi yang akan mendukung pengoperasian bisnis online yang menuntut kecepatan dan ketepatan tinggi.

Chief of People and Corporate Strategy DANA Indonesia Agustina Samara menambahkan, bahwa layanan dompet digital menjadi solusi yang berguna bagi UMKM dalam memudahkan pembayaran maupun transaksi. Seiring dengan terus berkembangnya penggunaan transaksi digital, DANA Indonesia memberikan kemudahan layanan pembayaran dan keuangan digital bagi semua orang di Indonesia.

“Di era digital saat ini, penjual dituntut untuk menyediakan kemudahan dan kecepatan transaksi bagi pembeli. Sebanyak lebih dari 500.000 UMKM telah terdigitalisasi bersama DANA Indonesia. Transaksi yang aman, nyaman dan mudah, menjadi kunci kelancaran bisnis. Kami berterimakasih karena telah dilibatkan Kemenkominfo dalam upaya literasi digital dan literasi keuangan UMKM, demi akselerasi inklusi keuangan di Indonesia,” lanjut Agustina.

UMKM bisa berfokus untuk mengembangkan bisnisnya karena dari sisi keamanan dan kemudahan sudah ditangani oleh DANA Indonesia. Standar keamanan yang tinggi, pengaturan keuangan yang real-time dan pengalaman simpel dari sisi on-boarding sampai penggunaan, dirancang demi mewujudkan kenyamanan bagi UMKM dalam menjalankan bisnisnya. (*) 

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Ahmad Nuril Fahmi
PenulisAhmad Nuril FahmiSarjana Ilmu Hukum Universitas Bung Karno (UBK) Bergabung dengan TIMES Indonesia dan bertugas di wilayah Jakarta dan sekitarnya sejak 2020. Sudah meliput berbagai isu baik politik, hukum, humaniora, teknologi, bisnis dan peristiwa yang bersifat lokal, nasional, dan internasional.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia