Advertisement
Indonesia Positif

Senyum Nasirin Warga Indramayu yang Terima Bantuan Rumah dari Dedi Wahidi

Nasirin (32) tahun tidak dapat menyembunyikan kebahagiaannya saat bertemu anggota DPR RI Dedi Wahidi. ... ...

TIMES Indonesia,
Senyum Nasirin Warga Indramayu yang Terima Bantuan Rumah dari Dedi Wahidi
Anggota DPR RI Dedi Wahidi saat sambutan dalam peresmian pembangunan rumah bantuan program BSPS di Desa Srengseng, Indramayu, Jawa Barat. (Foto: Nurhidayat/TIMES Indonesia)
A-AA+

Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia

Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.

INDRAMAYU Nasirin (32) tahun tidak dapat menyembunyikan kebahagiaannya saat bertemu anggota DPR RI Dedi Wahidi. Itu karena ia menjadi salah satu dari 10 warga yang menerima bantuan rumah layak huni.

Warga Desa Srengseng Kecamatan Krangkeng, Indramayu, Jawa Barat itu bertemu dengan Dedi Wahidi yang sekaligus meresmikan bantuan rumah dari program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) Kementerian PUPR RI.

Advertisement

Nasirin pun kini bisa merasakan hidup di rumah yang layak dan tidak lagi dalam bayang-bayang kekhawatiran rumah akan ambruk.

"Kalau dulu takut ambruk, apalagi pas hujan," ujar Nasirin, Kamis (23/2/2023).

Rumah Nasirin sebelumnya terbilang tidak layak huni dan mengalami kerusakan di berbagai sudut. Selama sekitar 5 tahun ia pun kerap dihantui kekhawatiran akan keselamatan keluarganya. 

 "Atap rumah mau ambruk, tembok juga masih belum seperti ini masih menggunakan anyaman bambu," ujar Nasirin.

Kini, dengan bantuan rumah layak huni, Nasirin mengaku sangat bersyukur, ia dan seorang anaknya bisa hidup dengan tenang. Bantuan rumah tersebut sangat dirasakan manfaatnya khususnya bagi Nasirin yang benar-benar membutuhkan.

Advertisement

"Alhamdulillah sekali saya ucapkan terimakasih juga kepada pak Dedi Wahidi yang memberikan bantuan rumah layak huni ini," ujar Nasirin.

Kepala Desa (Kuwu) Srengseng, Tohir mengatakan, bantuan rumah layak huni telah ia terima selama tiga tahun terakhir. Ia bersyukur banyak warganya yang mendapat bantuan tersebut.

"Dan kami berharap ke depan warga Desa Srengseng bisa kembali mendapat bantuan rumah layak huni untuk menjawab permasalahan yang dihadapi masyarakat," ujar Tohir.

Sementara itu, anggota DPR RI Dedi Wahidi, mengatakan, program BSPS merupakan program pemerintah dalam rangka membantu masyarakat kurang mampu. Bantuan sebesar Rp 20 juta sebagai stimulus untuk membangun rumah layak huni.

"Karena ini stimulus memang dibutuhkan biaya sendiri dari pemilik rumah dan swadaya masyarakt sekitar," ujar Dewa, sapaan Dedi Wahidi.

Dewa memaparkan, selama tahun 2022 ia membangun sebanyak 1.750 rumah layak huni melalui program BSPS di wilayah Indramayu dan Cirebon dengan total anggaran Rp35 miliar. 

Anggota Komisi V DPR RI itu menambahkan, hingga saat ini kebutuhan rumah tinggal layak huni masih sangat tinggi di wilayah Cirebon dan Indramayu. Berdasarkan perhitungannya, masih ada kebutuhan sekitar 70 ribu rumah layak huni untuk masyarakat Cirebon dan Indramayu.

Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu bertekad akan terus memberikan bantuan rumah layak huni bagi warga yang ia wakili di DPR RI. Ia bersyukur jumlah pembangunan rumah layak huni dari tahun ke tahun selalu meningkat.

"Dengan semakin banyak rumah yang bisa dibangun kita harapkan semakin mempercepat penuntasan masalah rumah tidak layak huni," ujar Dewa.

Selain program BSPS, Dewa juga menggelontorkan berbagai program aspirasi yang dirasakan manfaatnya bagi warga. Diantaranya Program Pengembangan Infrastruktur Sosial DAN Ekonomi Wilayah (PISEW), Irigasi Desa, Sanitasi Desa, Sanitasi Desa Terpadu dan MCK Pesantren.

Selain itu ada pula program pembangunan jembatan gantung, Kota Tanpa Kumuh, Rumah Susun, Pamsimas dan pembangunan breakwater atau penahan ombak di pantai utara.

"Total program yang saya bawa tahun ini sekitar Rp382 miliar. Sepenuhnya untuk memenuhi kebutuhan warga di Cirebon dan Indramayu," ujar Dedi Wahidi. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

N
PenulisNurhidayat Penulis TIMES Indonesia.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia