Indonesia Positif

Gus Zuem Terpilih Jadi Ketua APTISI Jatim, Begini Gebrakannya 

Sabtu, 18 Maret 2023 - 19:48 | 150.40k
KH Zaimuddin Wijaya As’ad atau Gus Zuem saat memberikan sambutan usai terpilih sebagai ketua APTISI Wilayah VII, Jawa Timur pada Muswil ke VI di Universitas Wijaya Kusuma Surabaya, Sabtu (18/3/2023). (FOTO: Gus Zuem for TIMES Indonesia)
KH Zaimuddin Wijaya As’ad atau Gus Zuem saat memberikan sambutan usai terpilih sebagai ketua APTISI Wilayah VII, Jawa Timur pada Muswil ke VI di Universitas Wijaya Kusuma Surabaya, Sabtu (18/3/2023). (FOTO: Gus Zuem for TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, JOMBANG – KH Zaimuddin Wijaya As’ad atau Gus Zuem terpilih sebagai ketua Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (APTISI) Wilayah VII, Jawa Timur pada Musyawarah Wilayah (Muswil) ke VI di Universitas Wijaya Kusuma Surabaya, Sabtu (18/3/2023). 

Kiai yang menjabat sebagai Ketua Yayasan Pesantren Tinggi Darul Ulum (Yapetidu) Jombang tersebut perguruan tinggi swasta bisa lebih maju dan berkembang lagi. 

Terutama dengan adanya APTISI perguruan tinggi swasta (PTS) bisa saling berkolaborasi untuk sama-sama mencari solusi atas problematika yang dihadapi selama ini. 

"Saya berharap APTISI menjadi wadah kolaborasi antar  PTS untuk menemukan solusi atas Problematika yang dihadapi anggotanya," harap Gus Zuem saat dikonfirmasi TIMES Indonesia, Sabtu (18/3/2023). 

Selain itu, lelaki yang juga sebagai salah pengasuh Pondok Pesantren Darul Ulum Jombang tersebut juga telah mempersiapkan langkah strategis untuk melebarkan sayap APTISI. 

Salah satu program besar yang akan dilakukan Gus Zuem yakni ingin menjalin kerjasama dengan dengan Pemprov Jatim tentang masalah sosial ekonomi di Jawa Timur melalui perguruan tinggi. 

"Membangun kerjasama dengan pemerintah Provinsi untuk bersama-sama mengatasi masalah sosial ekonomi di masyarakat," ungkap Gus Zuem. 

Sementara itu, hadir dalam Muswil ke VI APTISI Jatim, Khofifah Indar Parawansa selaku Gubernur Jatim mengajak PTS untuk turut berperan aktif dalam menyelesaikan masalah  yang dihadapi Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

Terutama untuk meningkatkan produk alsibtan modern agar produk pertanian makin tinggi nilai tambahnya, dan juga  untuk menekan angka stunting di Jawa Timur. 

“Sebagai bagian dari pentahelix, perguruan tinggi yang tergabung dalam APTISI menjadi bagian strategis  untuk bergerak berseiring dengan pemerintah mengatasi masalah dan tantangan yang saat ini ada di Jawa Timur. Terutama dua masalah strategis yang sedang fokus kita urai yaitu peningkatan nilai tambah  sektor pertanian dan penurunan angka stunting,” papar Gubernur Khofifah.  

Untuk itu, lewat musywil  VI APTISI ini, ia berharap ada rekomendasi strategis yang dihasilkan sebagai buah pikir dari kalangan akademisi untuk menghadapi masalah peningkatan nilai tambah sektor pertanian maupun stunting. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Deasy Mayasari
Publisher : Lucky Setyo Hendrawan

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES