Bupati Majalengka Ajak Membangun Kesejukan dan Kesyahduan Ramadan 2023
Pemkab Majalengka, Jawa Barat, mengimbau agar para pejabat ASN mewarnai Ramadan 2023 dengan kegiatan sosial. ... ...

Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia
Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.
MAJALENGKA – Pemkab Majalengka, Jawa Barat, mengimbau agar para pejabat ASN mewarnai Ramadan 2023 dengan kegiatan sosial.
Bupati Majalengka, H Karna Sobahi mengaku telah mengintruksikan supanya setiap OPD, dinas dan wilayah di semua kecamatan agar melakukan segala aktivitas yang membangun kesejukan dan kesyahduan di bulan Ramadan 2023.
"Di samping itu, kami juga meminta, agar momen bulan Ramadan tahun ini diisi dengan kegiatan amal ibadah dan sosial dalam bentuk infak, zakat dan sedekah maupun kegiatan sosial lainnya," kata Bupati Majalengka Karna Sobahi, Selasa (28/3/2023).
Selain itu, bentuk kegiatan lainnya yang bersifat menciptakan suasana kebersamaan, kekeluargaan dan kekhusuan pun, ia anjurkan terhadap warga masyarakat Majalengka untuk mewarnai sejumlah aktivitas selama menjalani bulan yang penuh berkah ini.
"Isilah dengan rutinitas positif bernuansa religi seperti tadarus, sehingga bulan Ramadan tahun ini dijadikan momen emas untuk meraih amal maghfirah Allah SWT," jelasnya.
Seperti diketahui, bahwa suasana aktivitas bulan ramadan tahun ini kembali normal, mengingat secara keseluruhan kasus Covid-19 menurun, sehingga tidak ada lagi kebijakan pemerintah soal pembatasan kegiatan masyarakat.
Bupati Majalengka Karna Sobahi mengizinkan masyarakatnya untuk menjalankan segala bentuk aktivitas religi dengan normal, tak seperti dua tahun yang lalu berada di masa pageblug.
"Alasan diberlakukannya kebijakan pada waktu itu sangatlah mendasar. Pembatasan aktivitas dilakukan demi mengendalikan dan menekan terhadap tingkat risiko potensi lonjakan kasus Covid-19 di Majalengka," ujar pimpinan Pemkab Majalengka ini. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.


