Advertisement
Indonesia Positif

4 Sebut Ada Peningkatan 3,2 Juta Pemudik Masuk ke Jawa Timur

Gubernur Jawa Timur (Jatim), Khofifah Indar Parawansa kini tengah berfokus dalam menyelesaikan persoalan jalur darat demi kenyamanan para pemudik ...

TIMES Indonesia,
4 Sebut Ada Peningkatan 3,2 Juta Pemudik Masuk ke Jawa Timur
Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa saat ditemui awak media di Grand Mercure Malang. (Foto: Rizky Kurniawan Pratama/TIMES Indonesia)
A-AA+

Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia

Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.

MALANG Gubernur Jawa Timur (Jatim), Khofifah Indar Parawansa kini tengah berfokus dalam menyelesaikan persoalan jalur darat demi kenyamanan para pemudik di Lebaran 2023 ini.

Terlebih, Gubernur Jatim Khofifah menyebut ada peningkatan 3,2 juta pemudik yang masuk ke Jatim dari prediksi semula.

Advertisement

"Ada peningkatan pemudik ke Jatim yang semula diprediksi 18,1 juta, dua hari lalu meningkat menjadi 21,3 juta. Jadi meningkat 3,2 juta," ujar Khofifah saat ditemui awak media di Grand Mercure Malang, Senin (10/4/2023).

Dengan itu, ia ingin memastikan seluruh rute wilayah Jatim bisa terurai dengan baik, dari yang kecil hingga besar.

"Seperti Gladak Perak, itu yang membangun koneksitas antara Malang dan Lumajang. Jadi daerah Pronojiwo ke Candi Puro itu memang menjadi jalur utama bagi warga Malang yang akan ke Lumajang dan warga Lumajang yang akan ke Malang. Insyallah kita pastikan bisa berfungsi maksimal," ungkapnya.

Ia juga telah berencana melakukan rapat koordinasi bersama Pangdam V Brawijaya dan Kapolda Jatim serta Dandim, Kapolres hingga Bupati Walikota se Jatim guna mempersiapkan arus mudik lebaran 2023.

"Artinya tambahan 3,2 juta pemudik ke Jatim insyallah kita lakukan kesiapsiagaan secara komperhensif," katanya.

Advertisement

Kemudian, ia juga akan mengeluarkan Surat Edaran (SE) bagi para pengelola destinasi wisata di Jawa Timur.

Khofifah akan melakukan audit di sejumlah destinasi wisata untuk memastikan keamanan dan kesiapan untuk menyambut para wisatawan di libur cuti lebaran 2023.

"Kita audit alat-alat dan titik destinasi wisata. Wisata air juga harus dilakukan assessment kembali," tuturnya.

Ia berharap, jelang cuti lebaran 2023 mendatang, seluruh rute pemudik hingga destinasi wisata bisa siap menyambut masyarakat dari dalam maupun luar daerah yang datang ke Jatim.

"Saya rasa kita harus melakukan proses untuk mencari titik teraman, ternyaman dan paling bisa memberikan kebahagiaan bagi seluruh warga yang ada di Jatim," tandasnya. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Rizky Kurniawan Pratama
PenulisRizky Kurniawan PratamaSarjana Ilmu Komunikasi Universitas Merdeka Malang (2019). Bergabung di TIMES Indonesia sejak 2020. Meliput berbagai topik, termasuk Politik, Hukum, Kriminal, Ekonomi, Budaya dan Pemerintahan.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia