Advertisement
Indonesia Positif

Kue Lebaran Berbahan Sayuran Kale Khas Batu

Desa Sumberbrantas, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, Jawa Timur memang dikenal sebagai penghasil sayuran berkualitas terbaik. Di desa ini pula ada kue khas lebaran yang sela ...

TIMES Indonesia,
Kue Lebaran Berbahan Sayuran Kale Khas Batu
Kue Lebaran Sayuran Kale yang cocok dinikmati saat lebaran dan pengganti sayuran untuk anak-anak yang sulit makan sayur. (Muhammad Dhani Rahman/TIMES Indonesia)
A-AA+

Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia

Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.

BATU Desa Sumberbrantas, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, Jawa Timur memang dikenal sebagai penghasil sayuran berkualitas terbaik. Di desa ini pula ada kue khas lebaran yang selalu dibuat, bukan sembarang kue yang dibuat, karena kue ini dibuat berbahan sayur kale.

Ya.. sayuran yang berasal dari Eropa yang tergolong dalam sayuran kubis ini diolah menjadi kue kering khas lebaran yang selalu ramai diborong masyarakat jika lebaran tiba.

Advertisement

Begitu larisnya, kalau mau pesan kue kering ini, tidak bisa mendadak, harus pesan terlebih dahulu, minimal dua hari sebelum pengiriman.

Bagaimana rasanya ? Tentu saja kue ini, tidak hanya lezat rasanya, tapi juga memiliki kandungan gizi yang tinggi dan bermanfaat untuk tubuh.

Kue Kering Sayuran ini diproduksi oleh Kelompok Wanita Tani Berkah Mandiri Desa Sumberbrantas, selain memproduksi kue kering Sayur Kale, juga memproduksi kue kering kentang.

"Banyak kandungan gizi sayuran Kale ini, karena itu kita buat kue kering, selain memanfaatkan melimpahnya sayur di desa kami," ujar Anik Martini, 53, Ketua Kelompok Wanita Tani Berkah Mandiri.

kue-lebaran.jpg

Menurutnya sayuran kale mengandung kalsium dan protein yang lebih tinggi dari bayam.

Satu porsi kale memiliki lebih dari empat kali lipat jumlah vitamin C dan lebih banyak vitamin A daripada bayam dengan porsi yang sama.

Sayur kale juga mengandung banyak serat, sumber antioksidan, kalsium, vitamin C dan K, zat besi dan berbagai nutrisi lainnya yang membantu mencegah banyak penyakit.

"Pembuatan kue ini kita laksanakan sejak tahun 2018, awalnya menanam kale, ternyata hasilnya melimpah, kita jual di Pasar Karangploso dan Surabaya," ujarnya.

Kondisi ini yang membuat kelompok wanita tani ini memanfaatkan panen kale yang melimpah untuk kue kering.

"Awalnya kita buat jus, tapi kok lama-lama tertantang membuat kue kering. Kita pun membuat tepung terbuat dari kale," ujarnya.

Rasa kue kering kale dan kentang ini memiliki rasa yang khas yang tidak ditemukan di kue yang lain. Selain itu, kue ini diminati ibu-ibu karena menjadi pengganti sayuran untuk anak-anak mereka yang sulit makan sayuran.(*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Muhammad Dhani Rahman
PenulisMuhammad Dhani RahmanPenulis di TIMES Indonesia yang bergabung sejak 2022. Meliput berbagai topik, antara lain politik, hukum, kriminal, ekonomi, gaya hidup, teknologi, budaya, pemerintahan, serta isu-isu nasional.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia