Polresta Banyuwangi Musnahkan 1,6 Ton Miras dan Puluhan Knalpot Brong
Dalam rangka menjaga kondusifitas di Bumi Blambangan menjelang lebaran Polresta Banyuwangi, Jawa Timur, memusnahkan ribuan botol (minuman keras) miras dan puluhan knalpo ...

Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia
Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.
BANYUWANGI – Dalam rangka menjaga kondusifitas di Bumi Blambangan menjelang lebaran Polresta Banyuwangi, Jawa Timur, memusnahkan ribuan botol (minuman keras) miras dan puluhan knalpot brong, Senin (17/4/2023).
Penghancuran yang dilakukan di halaman markas Polresta Banyuwangi merupakan barang hasil sitaan polisi pada saat melakukan razia dan pengamanan balap liar yang sempat marak beberapa waktu lalu.
Langkah ini sebagai salah satu cara pasukan berseragam cokelat di kabupaten ujung timur Pulau Jawa, untuk menjaga keamanan, kenyamanan dan kondusifitas daerah pada saat bulan Ramadan. Dengan begitu, kegaduhan akan dapat lebih mudah diminimalisir.
Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol Deddy Foury Millewa, SH, SIK, MIK, mengatakan, pemusnahan miras dan knalpot brong ini merupakan bagian dari KRYD (Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan).

“Ada sekitar 1,56 liter ton dan knalpot brong yang berhasil kita kumpulkan dan dimusnahkan,” katanya usai melakukan pemotongan knalpot brong dan penghancuran miras dengan menggunakan alat berat slender.
Kegiatan pemusnahan barang-barang tersebut, disaksikan oleh Dandim 0825 Banyuwangi, Letkol Kav Eko Julianto Ramadhan, Danlanal Banyuwangi, Letkol Laut (P) Indra Nusha Raspati, Sekretaris Daerah (Sekda) Banyuwangi, Mujiono dan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) lainnya.
Sementara itu, Kasatlantas Polresta Banyuwangi, Kompol Randy Asdar menambahkan, penertiban pengguna knalpot brong selama bulan ramadan terus dilakukan. Pasalnya, suara berisik dari knalpot brong dinilai menganggu masyarakat sekitar. Apalagi pada saat bulan penuh berkah dan rahmat.
“Kita amankan dan tertibkan knalpot brong. Karena menganggu aktivitas pelaksanaan ibadah di bulan Ramadan,” ungkapnya.

Untuk diketahui, selama bulan Ramadan Polresta Banyuwangi melakukan patroli di titik-titik yang rawan digunakan balap liar oleh anak muda di Bumi Blambangan.
“Syukur kita berhasil melakukan pencegahan terhadap aksi balap liar di daerah,” tuturnya.
Sebagai informasi, pemusnahan miras dan knalpot brong dilakukan setelah Kapolresta Banyuwangi menggelar apel pasukan gabungan operasi ketupat semeru 2023. Dalam momen ini, setidaknya ada 1400 pasukan dikerahkan untuk mengamankan mudik sekaligus menjaga kondusifitas di Hari Raya Idul Fitri 1444 H. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.


