Wali Kota Marten Taha: Angka Kemiskinan di Kota Gorontalo Menurun
Wali Kota Gorontalo, Marten Taha mengaktan angka kemiskinan di Kota Gorontalo mengalami penurunan. Dimana, persentase kemiskinan Kota Gorontalo pada tahun 2021 sebesar 5, ...

Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia
Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.
GORONTALO – Wali Kota Gorontalo, Marten Taha mengaktan angka kemiskinan di Kota Gorontalo mengalami penurunan. Dimana, persentase kemiskinan Kota Gorontalo pada tahun 2021 sebesar 5,93% mengalami penurunan menjadi 5,73% pada tahun 2022.
Penurunan angka kemiskinan Kota Gorontalo itu dengan tingkat kedalaman (P1) 0,82%, tingkat keparahan kemiskinan (P2) 0,15%, tingkat pengangguran terbuka (TPT) sebesar 3,50% dan tingkat partisipasi angkatan kerja (TPAK) sebesar 64,64%.
Hal itu disampaikan Marten Taha saat memberikan sambutan di rapat Paripurna DPRD Kota Gorontalo dalam rangka penyampaian rekomendasi terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) kepala Daerah tahun 2022 yang dilaksanakan di Aula DPRD Kota Gorontalo, Senin (17/3/2023).
Selain itu, Marten menambahkan, angkat kemiskinan ekstrem Kota Gorontalo pada tahun 2022 sebesar 0,47% menurun dibandingkan tahun 2021 yang sebesar 1,04%. Katanya, angka itu berada di bawah angkat nasional dan Provinsi Gorontalo.
“Kebijakan strategis yang ditempuh Pemerintah Kota Gorontalo dalam pemulihan ekonomi akibat pandemi Covid-19 membawa dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi pada tahun 2022 menjadi 4,10%, mengalami kenaikan sebesar 1,27% dari tahun 2021 yang sebesar 2,82%,” kata Marten Taha
Sementara itu, kata Marten, inflasi Kota Gorontalo pada bulan Desember 2022 berada pada angka 5,15 %. Angka itu berada dibawah inflasi nasional sehingga Kota Gorontalo dinilai termasuk daerah yang mampu mengendalikan inflasi.
Tak hanya itu, kata Marten, pada tahun 2022, Pemerintah Kota Gorontalo berhasil menurunkan angka stunting sebesar 7,4 poin menjadi 19,1%, dibandingkan tahun 2021 sebesar 26,5%. Posisi tersebut berada dibawah angka stunting nasional maupun Provinsi Gorontalo.
“Intinya, dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan Kota Gorontalo tahun 2022 pada umumnya berjalan dengan secara optimal,” tutup Wali Kota Gorontalo, Marten Taha.(*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

