Indonesia Positif

Gubernur Ingin Masyarakat di Maluku Paham Soal Investasi Keuangan

Kamis, 11 Mei 2023 - 20:25 | 48.03k
Sekda Maluku Ir. Sadali IE, M.Si, IPU saat hadir di Pencanangan Program Literasi dan Inklusi 1000 Guru di aula kantor Otoritas Jasa Keuangan Provinsi Maluku, pada Kamis (11/5/2023).
Sekda Maluku Ir. Sadali IE, M.Si, IPU saat hadir di Pencanangan Program Literasi dan Inklusi 1000 Guru di aula kantor Otoritas Jasa Keuangan Provinsi Maluku, pada Kamis (11/5/2023).
Kecil Besar

TIMESINDONESIA, AMBON – Sekretaris Daerah Maluku Ir. Sadali IE, M.Si, IPU, mewakili Gubernur Maluku Irjen. Pol (Purn.) Drs. Murad Ismail, menghadiri Pencanangan Program Literasi dan Inklusi 1000 Guru, Peresmian Galeri Investasi Edukasi, Simbolis Pemberian CSR Hari Ulang Tahun ke-45 Pasar Modal Indonesia, serta Sosialisasi dan Edukasi Pasar Modal, yang bertempat di aula kantor Otoritas Jasa Keuangan Provinsi Maluku, pada Kamis (11/5/2023).

Hadir pada kesempatan itu, Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal sekaligus Anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan Inarno Djajadi, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia Imran Rachman, Penjabat Wali Kota Ambon Drs. Bodewin Wattimena, M.Si, Kepala Departemen OJK Anthonius Hanry dan Saiful Ardy, Kepala OJK Regional 6 Sulampua, Kepala Otoritas Jasa Keuangan Provinsi Maluku Ronny Nazra, Ketua TGPP Provinsi Maluku Hadi Basalamah, Pimpinan Industri Jasa Keuangan, Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kepala Sekolah dan Guru di wilayah Kota Ambon.

Advertisement

Dalam sambutan tertulis, Gubernur yang dibacakan oleh Sekda, mengharapkan agar kegiatan hari ini tidak hanya terpusat pada Provinsi tetapi OJK juga dapat melakukan sosialisasi di seluruh Kabupaten/Kota, minimal mengundang para pimpinan daerah untuk diberikan informasi terkait perkembangan investasi illegal yang akhirnya dapat merugikan masyarakat.

“Untuk itu kebijakan OJK memberikan CSR, maka Pemerintah Daerah, sangat membuka diri untuk menerimanya dalam rangka mendorong peningkatan pertumbuhan ekonomi, yang bermuara pada kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.

Ia juga menyampaikan, pencanangan program edukasi dan literasi diperlukan sebagai upaya sosialisasi dan edukasi sehingga ke depan tidak terjerat dalam penawaran investasi yang tidak jelas. 

“Saya berharap dengan kegiatan hari ini dapat memberikan edukasi, dan kita yang hadir dapat menjadi agen dalam rangka menyebarluaskan informasi tentang investasi,” ujarnya.

Menutup sambutannya, ia mengharapkan dengan peresmian galeri investasi dan pencanangan program edukasi dan literasi kepada 1000 guru dan literasi tentang keuangan semakin meningkatkan peran serta masyarakat di masa mendatang dan mendorong percepatan indeks literasi dan indeks inklusi Provinsi Maluku yang masih di bawah rata-rata nasional.

Sementara itu Direktur Utama Bursa Efek Indonesia mengatakan, pelaksanan kegiatan literasi soal Investasi keuangan ini merupakan bentuk kepedulian bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat di Maluku. “Saya berharap kedepannya masyarakat Maluku dapat lebih mengenal dekat pasar modal untuk meningkatkan kesejahteraan serta ketahanan ekonomi masyarakat Maluku,” tutupnya. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.



Editor : Faizal R Arief
Publisher : Sofyan Saqi Futaki

TERBARU

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES