Advertisement
Indonesia Positif

Bersama OJK Indah Kurnia Ingatkan Warga Surabaya Waspadai Investasi Bodong dan Pinjaman Online

Indah Kurnia anggota Komisi XI DPR RI bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melakukan sosialisasi dan penyuluhan  yang bertajuk Waspada Investasi Bodong dan Pinjaman Online (Pinjol)

TIMES Indonesia,
Bersama OJK Indah Kurnia Ingatkan Warga Surabaya Waspadai Investasi Bodong dan Pinjaman Online
Indah Kurnia bersama OJK saat memberikan informasi terkait kewaspadaan masyarakat pada investasi bodong dan pinjaman online ilegal (pinjol) yang di kemas dalam acara jalan sehat di kawasan Kalibokor, Surabaya
A-AA+

Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia

Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.

Surabaya Indah Kurnia anggota Komisi XI DPR RI bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melakukan sosialisasi dan penyuluhan  yang bertajuk Waspada Investasi Bodong dan Pinjaman Online (Pinjol) Ilegal kepada warga Kelurahan Pucangsewu khususnya RW 5 lingkungan Kalibokor Kencana, Kecamatan Gubeng Kota Surabaya, Minggu (14/5/2023).

Pada kesempatan tersebut Rifnal Alfani dari Kantor Regional IV OJK Jawa Timur menyampaikan,  Saat ini banyak sekali platform-platform pinjaman online ilegal yang menawarkan kemudahan namun justru menyengsarakan.

Advertisement

"Bila memang benar-benar membutuhkan pinjaman dari aplikasi online, kami menghimbau agar memilih platform pinjaman online yang legal," ungkap Rifnaal, minggu (14/5/2023).

Ia juga menghimbau agar masyarakat selaalu ingat dengan kontak pengaduan OJK yaitu di nomor 157 atau whatsApp 081157157157.

"Dengan cara itu masyarakat akan mendapat jawaban mengenai aplikasi tersebut legal atau tidak,"ucapnya.

Sementara itu Anggota DPR RI Indah Kurnia yang hadir dalam kegiatan tersebut menjelaskan masyarakat harus bijak mengatur keuangannya, yakni menggunakan uang berdasar kebutuhan saja.

Indah-Kurnia-a.jpg

"Kita harus bijak mengatur keuangan, hindari membeli barang yang konsumtif,"tutur Indah Kurnia di depan warga Kalibokor.

Lanjut Indah Kurnia, akhir-akhir ini banyak beredar informasi yang tidak sehat melalui sosial media. Mengenai investasi bodong dan pinjaman online ilegal. Dirinya menghimbau, agar tidak terbujuk dengan tawaran iming-iming sesuatu yang tidak rasional oleh pihak siapapun.

"Salah satu upaya untuk bisa mempertahankan kondisi keuangan keluarga adalah dengan melakukan pekerjaan-pekerjaan produktif seperti usaha maupun opsi lain yang lebih menantang dan menjanjikan keuntungan seperti investasi dengan tujuan agar uang tidak berhenti di tabungan,"ucapnya.

Oleh sebab itu, Indah Kurnia mengapresiasi edukasi dan sosialisasi yang dilakukan oleh OJK terhadap masyarakat secara rutin, periodik, dan konsisten. Meski di hari libur OJK tetap mau kami ajak turun ke Masyarakat untuk melakukan edukasi, terimakasih, jelas Indah.

Indah Kurnia juga berterimakasih atas antusiasme warga mengikuti penyuluhan tersebut. 

"Terimakasih seluruh warga Kalibokor yang sudah mau sehat (jalan sehat dan senam) mau terus belajar mengedukasi diri agar tidak terjebak Investasi bodong dan Pinjaman Online, semoga semua diberi kesehatan agar bisa terus berjuang demi kehidupan yang lebih baik" pungkasnya.

Seorang warga bernama Misdia, warga RT 4, RW 5 menceritakan bahwa pernah terjadi praktik investasi bodong di wilayahnya. "Korban investasi bodong ada 300. 50 per orang dijanjikan dapat 20 juta dalam 1 atau 2 bulan. Terjadi sekitar tahun 2022, jelasnya.

Hadir pula dalam acara tersebut adalah Taru Sasmita Bendahara PDI Perjuangan Kota Surabaya serta Yordan M. Bataragowa anggota DPRD Jawa Timur. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Rudi Mulya
PenulisRudi MulyaSarjana Ilmu Sosial (S.Sos) Universitas Dr. Soetomo, Surabaya. Bergabung di TIMES Indonesia sejak 2016. Fotografer dan Meliput berbagai topik, termasuk politik, hukum, Pemerintahan, Pendidikan, Seni, Budaya dan Isu Nasional
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia