Advertisement
Indonesia Positif

Potensi Dilanda El Nino, Ini Imbauan BMKG Banyuwangi

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kelas III Banyuwangi, mengimbau masyarakat untuk selalu waspada terhadap cuaca yang sudah memasuki musim kemarau, terle ...

TIMES Indonesia,
Potensi Dilanda El Nino, Ini Imbauan BMKG Banyuwangi
Prakirawan BMKG kelas III Banyuwangi, Freedy Dwi Kurniawan, sedang memantau peta cuaca Jawa Timur. (FOTO : Anggara Cahya /TIMES Indonesia)
A-AA+

Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia

Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.

BANYUWANGI Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kelas III Banyuwangi, mengimbau masyarakat untuk selalu waspada terhadap cuaca yang sudah memasuki musim kemarau, terlebih diprediksi di tahun 2023 fenomena El Nino yang akan melanda wilayah Indonesia.

Dikutip dari laman resmi BMKG. Pada semester kedua, terdapat peluang sebesar 50-60% bahwa kondisi Netral akan beralih menuju Fase El Nino di 2023. El Nino sendiri adalah fenomena alam yang terjadi ketika suhu muka laut (SML) di Samudra Pasifik Tengah dan Timur menjadi lebih hangat dari biasanya, sehingga curah hujan di wilayah sekitar perairan pasifik sebelah timur mengalami pengurangan.

Advertisement

Prakirawan BMKG kelas III Kebupaten Banyuwangi, Freedy Dwi Kurniawan, mengatakan, BMKG, para ahli dan institusi atau lembaga dunia memprediksi adanya El Nino setelah semester satu ini, yang masih termasuk El Nino lemah.

"Jadi semester dua itu kan bisa Juni. Dan, El Nino merupakan suatu fenomena alam yang bersifat global tapi dampaknya kita rasakan secara lokal dan bervariasi di masing-masing wilayah," kata Freedy, Rabu (17/5/2023).

Untuk itu, Freedy menambahkan, BMKG akan selalu mengupdate informasi tentang anomali atmosfer tersebut di Banyuwangi, apakah sudah mulai masuk El Nino atau belum.

"Karena dari yang kita tahu, Atmosfer itu bersifat dinamis dan dapat berkembang seiring waktu. Oleh sebab itu, di imbau masyarakat Banyuwangi untuk selalu update informasi cuaca di laman BMKG," tungkasnya.

Lebih lanjut, Freedy, juga menginformasikan bahwasanya wilayah Banyuwangi sudah masuk musim kemarau, walaupun ada beberapa wilayah yang masih dalam musim peralihan.

Advertisement

Beberapa wilayah yang telah memasuki musim kemarau tersebut berada di bagian timur diantaranya Kecamatan Kalipuro, Kecamatan Banyuwangi Kota, Kecamatan Muncar, Kecamatan Tegaldlimo, Kecamatan Pesanggaran dan lainnya.

Sedangkan untuk wilayah dataran tinggi, seperti Kecamatan Songgon, Kecamatan Licin, Kecamatan Glenmore dan Kecamatan Kalibaru masih dalam musim peralihan.

"Wilayah tersebut masih dalam musim peralihan cenderung hujan sampai Bulan Mei hingga Juli nanti," jelas Freedy.

Dengan adanya informasi tentang prediksi El Nino yang akan melanda dan ditambah dengan masuknya musim kemarau. Diharapkan masyarakat Banyuwangi dapat mempersiapkan diri, terutama dalam mengupdate Informasi tentang cuaca, baik di media sosial hingga laman resmi BMKG. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia